Kesederhanaan yang Penuh Makna di Pelepasan Siswa SMAN 14 Tangerang


Kota Tangerang – Pagi itu, halaman SMAN 14 Tangerang tampak berbeda. Deretan kursi tertata rapi di bawah tenda sederhana yang berdiri di lingkungan sekolah, Jalan Pembangunan I, Darussalam II, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Tak ada dekorasi mewah ataupun gemerlap panggung megah. Namun suasana haru dan kebanggaan begitu terasa dalam perpisahan dan pelepasan siswa-siswi Kelas XII Angkatan XIX Tahun Pelajaran 2025/2026.

Senyum para siswa bercampur dengan mata yang berkaca-kaca. Sebagian sibuk mengabadikan momen bersama sahabat dan guru yang selama tiga tahun menjadi bagian penting perjalanan mereka di bangku SMA.

Dengan konsep sederhana, acara justru terasa lebih hangat dan penuh kekeluargaan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Suhenda MPd mengatakan seluruh rangkaian kegiatan digelar secara mandiri tanpa menggunakan event organizer.

“Kegiatan ini kami selenggarakan secara mandiri dengan melibatkan OSIS, wali kelas, dan para wakasek. Jadi tidak menggunakan event organizer,” ujarnya.

Kesederhanaan itu tidak mengurangi makna pelepasan. Di balik panggung sederhana, tersimpan perjalanan panjang ratusan siswa yang kini bersiap melangkah menuju masa depan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Hj Yusea Gitaria Kamarullah, S.Si mengungkapkan rasa syukur atas capaian Angkatan XIX tahun ini.

Sebanyak 336 siswa dinyatakan lulus 100 persen. Dari jumlah tersebut, 44 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

“Alhamdulillah siswa siswi kelas XII Angkatan XIX Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 336 siswa 100 persen lulus semuanya. Dan Alhamdulillahnya lagi sebanyak 44 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP,” katanya penuh bangga.

Bagi para guru, keberhasilan itu bukan sekadar angka kelulusan, melainkan hasil dari perjuangan panjang yang dilalui bersama para siswa.

Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hj Fadilah MPd pun mengingatkan bahwa kelulusan bukan garis akhir, melainkan awal perjalanan kehidupan yang sesungguhnya.

“Kelulusan dan perpisahan ini merupakan awal dari perjalanan panjang untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi,” tuturnya.

Ia berpesan agar para lulusan terus belajar, menjaga sikap, dan tidak takut menghadapi kegagalan dalam meraih mimpi.

Sementara itu, Kepala SMAN 14 Tangerang, Ade Gunawan, S.Pd., MM meminta para siswa membawa nilai Berakhlak, Bermutu, Berani, dan Berprestasi ke manapun mereka melangkah.

Di hadapan siswa, guru, dan orang tua, Ade Gunawan mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baginya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga karakter dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Acara pelepasan Angkatan XIX itu turut dihadiri dewan guru, komite sekolah, perwakilan orang tua siswa, Lurah Batusari, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.

Suasana semakin hidup ketika penampilan tari dan hiburan dari para siswa tampil di atas panggung sederhana. Tawa dan tepuk tangan pecah, seolah menjadi penutup manis dari perjalanan tiga tahun yang penuh cerita.

Di balik kesederhanaannya, pelepasan siswa SMAN 14 Tangerang tahun ini meninggalkan pesan bahwa kebersamaan, perjuangan, dan ketulusan jauh lebih bermakna dibanding kemewahan. Sebab bagi para siswa, yang akan selalu dikenang bukan megahnya acara, melainkan kenangan yang tumbuh selama mereka belajar bersama.(zher).


Next Post

Agrianita SV IPB Bersama Elemen Mahasiswa Suarakan Gerakan Kampus Bebas Kekerasan Seksual

Sel Mei 12 , 2026
Bogor — Agrianita Sekolah Vokasi IPB bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sekolah Vokasi IPB dan berbagai elemen organisasi mahasiswa […]