Tawuran Hingga Perkelahian Antar Penduduk Juga Aspek Proxy War


Tegal – Perang konvensional antar dua negara semakin kecil. Perang masa kini yang terjadi dan perlu diwaspadai oleh Indonesia, salah satunya adalah proxy war.

Salah satnya da pertikaian antara Suku, RAS, Penduduk dan kesenjangan sosial juga bisa memicu adanya Proxy War. Banyak aspek, bagaiaman bisa dimasuki oleh paham luar untyk merubah meansate kebangsaan.

Kapten Inf Shokib Setyadi Pasiter Kodim 0712 menejelaskan bahwa proxy war merupakan sebuah konfrontasi antar dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan mengurangi risiko konflik langsung yang berisiko pada kehancuran fatal.

Dalam proxy war gerakan separatis dan gerakan radikal kanan/kiri, demonstrasi massa anarkis, sistem regulasi dan perdagangan yang merugikan, peredaran narkoba, pemberitaan media yang provokatif, tawuran pelajar, bentrok antar kelompok, serta penyebaran pornografi, seks bebas, dan gerakan LGBT.

“kalau ada kerusuhan di desa atau antar penduduk itu sangat besar kemungkinan mudah dimasuki faham radikal dan perpecahan.Kemudian disusupi faham kebangsaan yang salah. “ jelasnya saat memereikan Komsos Program Non Fisik TMMD di Balai Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Tegal, Minggu (4/8). (Pendim).


Next Post

Komsos Bahaya Pornograf Akan Merusak Generasi Bangsa

Ming Agu 4 , 2019
Tegal – Dalam proxy war, tidak bisa terlihat siapa lawan dan siapa kawan. Indikasi proxy war di Indonesia, antara lain […]