INFORMASI UMUM Ribuan Guru Dapat Vaksin, Pemkab Tangerang : Ini Untuk Persiapan Sekolah Tatap Muka


Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pagedangan melakukan Vaksinasi untuk Tenaga Pendidik (Tendik), bertempat di Pusat Perbelanjaan QBig Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang Banten, Jumat (28/05/2021).

Vaksinasi Tenaga Pendidik ini merupakan langkah Pemkab Tangerang guna menghentikan penyebaran virus COVID-19 di kalangan pendidik yang berdomisili di Kabupaten Tangerang, vaksinasi ini di targetkan mencapai 700 per hari untuk tenaga pendidik dan 300 untuk lansia.

Selain itu, Pemkab Tangerang bekerjasama dengan pihak QBig BSD City guna membantu rencana Pemerintah yang ingin mempercepat vaksinasi tenaga pendidik. Sehingga, nantinya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan aman.

“Hari ini di pusat perbelanjaan QBig mulai vaksinasi untuk tenaga pendidik, baik sekolah swasta maupun negeri yang ada di Kabupaten Tangerang untuk persiapan sekolah tatap muka lagi,” kata Kepala Puskesmas Pagedangan, dr. Riris Tarihoran M.Mkes Saat di temui tim liputan Diskominfo di QBig BSD City, Kabupaten Tangerang, Jum’at (28/5/2021).

Kegiatan vaksinasi tenaga pendidik di QBig BSD City ini merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Pagedangan dan juga Eka Hospital BSD.

Kegiatan vaksinasi digelar selama tiga hari dimulai dari hari ini Jum’at (28/5) hingga hari Senin (31/5).

Vaksin yang berikan untuk hari ini yaitu Vaksin Sinovac dan ini akan diberikan dalam 2 dosis, dosis pertama untuk perkenalan agar kekebalan tubuh kita bisa mengenal virus COVID-19. Selanjutnya, dosis yang kedua merupakan booster, dan itu diberikan 14 hari setelah dosis pertama.

Dr. Riris menambahkan, kekebalan tubuh sendiri akan mulai terbentuk 14 hingga 28 hari setelah vaksinasi kedua, itu jangka waktunya. Dari MUI sudah menyarankan vaksin ini halal dan aman bahkan dari pimpinan tertinggi pun menyatakan demikian.

“Bagi yang menerima vaksin ini jangan khawatir, karena masih di dalam rentang persyaratan sebagai penerima vaksin itu aman. Vaksin jenis Sinovac sudah diuji coba untuk usia 18 tahun hingga 59 tahun, jika dia berada di dalam rentang itu ataupun dia tidak memenuhi persyaratan penerima vaksin, karena itu ada skrining nantinya,” ungkapnya.

Kendati demikian, peserta vaksinasi Nurdin Alamsyah menerangkan, dirinya tidak merasakan efek apapun setelah vaksinasi. Ia pun berharap, dimasa pandemi pemerintah selalu mengadakan vaksinasi ini khususnya untuk tenaga pengajar, agar nantinya sekolah dapat dibuka kembali.

“Untuk tenaga pengajar yang belum menerima vaksinasi, ayo segera mendaftarkan diri. Ini demi ketahanan tubuh kita saat melakukan kegiatan belajar mengajar kita nantinya,” tutup Alamsyah yang merupakan tenaga pengajar disalah satu sekolah swasta di Kabupaten Tangerang.(*).


Next Post

Koramil 03/Legok Lakukan Operasi Yustisi PPKM Mikro

Jum Mei 28 , 2021
Tangerang – Upaya dalam memutus penyebaran virus Covid 19, Koramil 03/Legok Kodim 0510/Trs bersama tiga pilar melakukan operasi PPKM penegakan […]