Camat Cipondoh Hadiri Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M, Tekankan Prinsip Ramah Lansia dan Disabilitas


KOTA TANGERANG – Camat Cipondoh, Muhamad Marwan, menghadiri kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota/Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M dengan tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” yang digelar di Masjid Baitur Rahmah, Kelurahan Poris Plawad Indah, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan manasik ini diikuti oleh ratusan calon jemaah haji asal Kecamatan Cipondoh. Suasana tampak khidmat sejak pagi, para peserta mendapatkan pembekalan terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga teknis pelayanan selama di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya manasik haji terintegrasi yang dinilainya sangat penting dalam mempersiapkan para calon jemaah, khususnya kelompok lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Manasik ini bukan sekadar pembekalan teknis ibadah, tetapi juga upaya memastikan seluruh jemaah, terutama lansia, disabilitas, dan perempuan, mendapatkan pelayanan yang ramah, aman, dan nyaman. Kita ingin pelaksanaan haji tahun ini benar-benar inklusif dan berkeadilan,” ujar Marwan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Cipondoh siap mendukung penuh program haji ramah tersebut dengan bersinergi bersama Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur terkait.

“Kami di tingkat kecamatan akan terus berkoordinasi dan memastikan pendampingan berjalan optimal. Harapannya, seluruh jemaah asal Cipondoh dapat berangkat dalam kondisi sehat dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tambahnya.

Marwan juga mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kesehatan sejak dini serta mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik dan mental. Persiapkan diri sebaik mungkin, jaga pola makan, rutin berolahraga ringan, dan perkuat niat serta kesabaran. Insya Allah, dengan persiapan matang, semuanya akan berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, panitia penyelenggara menyampaikan bahwa konsep manasik terintegrasi ini dirancang agar pelayanan dan pembinaan jemaah lebih terstruktur dan menyentuh kebutuhan khusus, termasuk penyediaan informasi aksesibilitas dan edukasi pendampingan bagi keluarga jemaah lansia maupun disabilitas.

Kegiatan ditutup dengan simulasi rangkaian ibadah haji serta doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh calon jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M.
(Zher)


Next Post

Kemenkum Malut Perkuat Pelayanan Posbankum di Kelurahan Kasturian

Sel Feb 10 , 2026
Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Maluku Utara melaksanakan kegiatan pembinaan pelayanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kelurahan […]