Berikut berita advertorial lengkap sesuai materi yang Anda kirim, sudah dirapikan, formal, dan dilengkapi kutipan Kadisdik:
Kehadiran Kadisdik Kota Tangerang di SMPN 16 Perkuat Motivasi Guru Wujudkan Pembelajaran Bermakna
LOTA TANGERANG – Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Dr. Wahyudi Iskandar, S.STP., M.Si, di SMPN 16 Kota Tangerang memberikan energi baru bagi para tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, Sabtu (4/4/2026).
Kunjungan tersebut diikuti oleh sekitar 65 guru yang mendapatkan penguatan terkait pentingnya menghadirkan proses belajar yang tidak sekadar berorientasi pada hafalan, tetapi juga mampu membangun pemahaman yang mendalam dan berdampak bagi siswa.
Dalam arahannya, Wahyudi menegaskan bahwa paradigma pendidikan saat ini harus berfokus pada pembelajaran bermakna yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu mengaitkan ilmu dengan kehidupan sehari-hari.
“Pembelajaran tidak boleh berhenti pada hafalan. Guru harus mampu menghadirkan proses belajar yang bermakna, sehingga siswa memahami esensi ilmu dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata,” ujar Wahyudi.
Ia juga menekankan bahwa peran guru sangat strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, lanjutnya, siswa akan terdorong untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mampu berkolaborasi, serta berkembang secara utuh baik dari sisi akademik maupun karakter.
“Ketika belajar menjadi bermakna, maka rasa ingin tahu siswa akan tumbuh, kolaborasi akan terbentuk, dan karakter positif akan berkembang secara alami,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi para guru untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran, sehingga proses pendidikan di Kota Tangerang semakin adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Dinas Pendidikan Kota Tangerang sendiri terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program, termasuk penguatan kompetensi guru dan transformasi pembelajaran. Hal ini sejalan dengan upaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan adaptif bagi masyarakat. �
deliksatu.com
Di akhir kegiatan, Wahyudi mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bersama-sama menciptakan suasana kelas yang tidak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi juga menumbuhkan empati, kreativitas, dan kebijaksanaan belajar.
“Mari kita ciptakan kelas yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menumbuhkan pemahaman, empati, dan kebijaksanaan dalam belajar,” tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan tenaga pendidik, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang terus meningkat dan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
(Zher)



