Kota Tangerang – Kecamatan Periuk menggelar Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di Kantor Kecamatan Periuk. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya menjaring bakat-bakat terbaik qari dan qariah yang ada di wilayah Kecamatan Periuk, Kamis (24/7/2025).
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang hadir dan membuka secara langsung STQ di Kecamatan Periuk, menyampaikan, STQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an, namun juga bentuk syiar Islam untuk memperkuat nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Quran agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai kejujuran, kedisiplinan, keikhlasan, serta kecintaan terhadap ilmu dan sesama, diharapkan dapat turut tertanam dalam pribadi insan Qurani,”ujar Sachrudin dalam sambutannya di Kantor Kecamatan Periuk.
Ia juga menambahkan, penyelenggaraan STQ merupakan bagian dari proses pembinaan berjenjang untuk menjaring dan membentuk bibit unggul, baik Qari/Qariah maupun Hafiz/Hafizah yang berpotensi untuk mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat yang lebih tinggi.
“Melalui pelaksanaan yang konsisten dan berkelanjutan, kita dapat memetakan potensi, merancang pola pembinaan yang sistematis dan terarah, serta membangun ekosistem Qurani yang kuat di tengah masyarakat,”jelasnya.
Sementara itu, Camat Periuk Nanang Kosim menerangkan, STQ ini merupakan langkah awal yang strategis untuk mempersiapkan delegasi Kecamatan Periuk dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Tangerang di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga dapat meningkatkan semangat mengaji dan mendalami ilmu agama sehingga menghasilkan generasi yang Qur’ani dan berakhlakul karimah,”ucap Nanang.
Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Periuk akan memperlombakan enam mata lomba dengan total hadiah mencapai Rp39 juta. Kompetisi ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai dan mendalami Al-Qur’an.
“Melalui STQ ini, kami berharap dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan tilawah yang mumpuni, tetapi juga pemahaman mendalam tentang Al-Qur’an,”pungkasnya. (Advetorial)