TANGERANG – Dalam rangka mendukung penilaian Program Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2026, SDN Poris Pelawad 10, Cipondoh, Kota Tangerang mempersembahkan pameran karya inovatif para siswa-siswi. Melalui kreativitas daur ulang dan pemanfaatan barang bekas tersebut menunjukkan aksi nyata peserta didik yang peduli terhadap lingkungan di sekolah.
Kepala sekolah SDN Poris Pelawad 10, Nina Herlina, S.Pd.SD menyatakan bahwa Program Adiwiyata Tingkat Nasional 2026 menjadi gerakan sekolah ramah lingkungan. Salah satunya mengajarkan siswa untuk mengurangi produksi sampah plastik dan membiasakan memilah sampah sejak dini.
“Program Adiwiyata menjadi pengingat bahwa pendidikan mengenai lingkungan hidup harus terus kita kembangkan. Pendidikan bukan hanya soal pengetahuan yang tertulis di dalam buku tetapi juga bagaimana kita mengajarkan nilai-nilai kehidupan termasuk kesadaran menjaga lingkungan sekitar dan ramah lingkungan,” kata Nina Herlina, pada Jumat 5 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa SDN Poris Pelawad 10 berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Apalagi Program Adiwiyata bertujuan menumbuhkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan di sekolah.
“Sekolah adalah tempat yang paling tepat untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Lewat Program Adiwiyata, kita tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mengajak seluruh siswa untuk melakukan aksi nyata menjaga bumi kita,” ujarnya.
Selain itu, kata Nina Herlina, jika lingkungan sekolah yang bersih menciptakan suasana yang asri dan nyaman, sehingga seluruh warga sekolah dan lingkungan sekitar menjadi nyaman.
“Dengan lingkungan yang bersih dan asri, suasana di lingkungan sekolah tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga nyaman bagi penghuninya,” tuturnya. (Ade Reza)



