Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan Merah Putih di Bayah, Wujud Kepedulian terhadap Infrastruktur Masyarakat


Lebak – Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Banten melaksanakan kegiatan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Kampung Bayah, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga.

Revitalisasi jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang aktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan tersebut memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

” Kabid Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu program nyata yang dilaksanakan Polri untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan fasilitas umum seperti jembatan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan kondisi jembatan yang lebih baik dan aman, warga dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih nyaman serta mengurangi risiko yang dapat timbul akibat kerusakan infrastruktur.

“Revitalisasi jembatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan sosial dan pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga,” ujar Maruli.

Selain meningkatkan akses transportasi masyarakat, revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi juga diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin membangun kedekatan dengan warga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga fasilitas umum yang telah dibangun bersama.

Masyarakat Kampung Bayah menyambut positif revitalisasi jembatan tersebut. Mereka menilai perbaikan infrastruktur ini sangat membantu karena jembatan menjadi jalur penghubung utama yang digunakan setiap hari oleh warga untuk beraktivitas. Dengan kondisi yang lebih baik, akses menuju berbagai lokasi menjadi lebih mudah dan aman.

Polda Banten berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi yang telah direvitalisasi dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Infrastruktur yang memadai diyakini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta memperlancar berbagai aktivitas warga.

Di akhir keterangannya, Maruli mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mari bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar tetap dalam kondisi baik sehingga dapat digunakan dalam waktu yang panjang oleh seluruh warga,”

Kegiatan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi salah satu bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan daerah.Ungkapnya.(Aderiza).