RSUD Kota Tangerang Hadirkan Hearing Solution Gratis BPJS, Layanan THT Terlengkap di Banten


KOTA TANGERANG – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, RSUD Kota Tangerang terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas medis. Salah satu unggulan yang kini semakin dirasakan manfaatnya adalah layanan Poli Telinga Hidung Tenggorokan (THT) melalui klinik dengar atau Hearing Solution.

Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, dr. H. Yusuf Alfian Geovanny, MKM, menyampaikan bahwa layanan THT termasuk pemeriksaan dan alat bantu dengar kini dapat diakses masyarakat secara gratis menggunakan BPJS Kesehatan.

“Kami sudah memiliki layanan klinik dengar atau Hearing Solution sejak tahun 2021 dengan alat dan fasilitas yang lengkap, bahkan termasuk yang terlengkap di Provinsi Banten. Semua ini bisa dinikmati masyarakat secara gratis melalui BPJS Kesehatan,” ujar dr. Yusuf.

Layanan Hearing Solution di RSUD Kota Tangerang menyediakan berbagai pemeriksaan canggih dan komprehensif, di antaranya:
– Audiometri
– BERA (Brainstem Evoked Response Audiometry)
– OAE (Otoacoustic Emission)
– ASSR (Auditory Steady State Response)
– Endoskopi THT
– Laringoskopi serat lentur
– Timpanometri
– Alat bantu dengar

Momentum Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) setiap 3 Maret juga dimanfaatkan RSUD Kota Tangerang untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan pendengaran serta melakukan pemeriksaan secara rutin.

Dokter Spesialis THT RSUD Kota Tangerang, dr. Gustav Syukrinto, Sp.THT-KL, menekankan bahwa pemeriksaan pendengaran sebaiknya dilakukan sejak dini, bahkan sejak bayi baru lahir, guna mendeteksi potensi gangguan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, seperti speech delay.

“Pemeriksaan pendengaran idealnya dilakukan secara rutin setiap 4–6 bulan. Deteksi dini sangat penting agar gangguan bisa segera ditangani dan tidak menghambat perkembangan anak,” jelas dr. Gustav.

Ia juga merinci fungsi dari setiap jenis pemeriksaan di klinik Hearing Solution:
● OAE: Skrining awal fungsi pendengaran, khususnya pada bayi
● BERA: Mengukur respons saraf pendengaran terhadap suara
● ASSR: Menentukan ambang pendengaran, termasuk pada bayi dan anak
● Audiometri: Mengukur kemampuan dengar pada pasien yang responsif
● Timpanometri: Memeriksa kondisi telinga tengah dan gendang telinga

Menurutnya, keunggulan layanan ini terletak pada sistem pelayanan terpadu dalam satu tempat, mulai dari skrining, diagnosis, hingga penanganan gangguan pendengaran untuk semua kelompok usia, dari bayi hingga lansia.

“Jangan menunggu sampai pendengaran terganggu baru diperiksa. Pendengaran sangat penting untuk komunikasi, tumbuh kembang, dan kualitas hidup. Semakin cepat ditemukan, semakin baik peluang penanganannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, Shall Purnama, menambahkan bahwa layanan Hearing Solution tidak hanya ditujukan bagi pasien dengan keluhan telinga, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin melakukan skrining atau pemeriksaan pendengaran secara berkala.

“Hearing Solution bisa dimanfaatkan oleh semua usia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga lansia. Karena gangguan pendengaran bisa terjadi pada siapa saja dan sebaiknya dideteksi sedini mungkin,” pungkasnya.(*)