Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program “Air Bersih untuk Rakyat” memberikan bantuan pemasangan sambungan air bersih Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama Perumdam TKR. Selain pemasangan sambungan gratis, warga penerima manfaat juga mendapatkan pembebasan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal oleh jaringan PDAM.
“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan pembangunan sudah berjalan. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, pada tahap awal sebanyak 250 KK menjadi penerima manfaat sambungan air bersih gratis. Setelah masa pembebasan biaya selama tiga bulan berakhir, warga akan mulai dikenakan tarif sesuai dengan volume pemakaian.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama PDAM. Harapannya, layanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi aspirasi warga terkait kondisi infrastruktur jalan di Desa Tanjakan Mekar. Ia menyebutkan, pemerintah daerah akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut pada tahun anggaran 2026.
Sebagai konteks, hingga saat ini cakupan layanan air bersih Perumdam Tirta Kerta Raharja di Kabupaten Tangerang masih terus dikembangkan. Pemerintah daerah mencatat masih terdapat sejumlah wilayah, khususnya di kecamatan dengan kepadatan penduduk tinggi dan kawasan perdesaan, yang belum sepenuhnya terlayani jaringan perpipaan PDAM dan masih bergantung pada sumur tanah.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam TKR menargetkan perluasan layanan air bersih secara bertahap hingga tahun 2026, sejalan dengan program peningkatan pelayanan dasar serta upaya pengurangan wilayah rawan air bersih. Kecamatan Rajeg dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu prioritas pengembangan jaringan dalam rencana tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar, menyampaikan bahwa program Air Bersih untuk Rakyat merupakan bagian dari strategi percepatan pemerataan layanan air bersih yang terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui program ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, Perumdam TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkap Sofyan.
Ia berharap, program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesehatan warga.
Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah dan Perumdam TKR.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya.
(zher)



