KOTA TANGERANG – Dewan Pimpinan Provinsi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Banten menghadiri kegiatan Kursus Singkat Bagi Pengurus Partai Politik yang digelar Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri di Aula Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Pancasila Sebagai Moral Kompas Bangsa Indonesia di Tengah Konflik Geopolitik Dunia” dan diikuti para pengurus partai politik dari berbagai daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PKN Provinsi Banten Soegiarto Santoso, didampingi Wakil Ketua Jestro Siregar, Sekretaris Mulyana Sumardi, serta Bendahara Nurul Aeni.
Acara dibuka dengan pemaparan materi kebangsaan dan penguatan ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Kegiatan ini juga menjadi wadah peningkatan kapasitas dan wawasan kebangsaan bagi para pengurus partai politik.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wali Kota Tangerang H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan. Sementara dari Kementerian Dalam Negeri hadir Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Akmal Malik serta Direktur Politik Dalam Negeri Akbar Ali.
Ketua PKN Provinsi Banten, Soegiarto Santoso, mengatakan kegiatan tersebut sangat penting untuk memperkuat komitmen partai politik dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika geopolitik dunia.
“Partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan dan memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak wawasan terkait penguatan ideologi kebangsaan,” ujar Soegiarto.
Menurutnya, tantangan global saat ini membutuhkan kesiapan seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, agar tetap menjaga stabilitas nasional dan memperkuat semangat kebhinekaan.
Selain diisi pemaparan materi dari pejabat Kemendagri, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Ermaya Suradinata, Kup Yanto Setiono, dan Gun Gun Heryanto yang membahas isu geopolitik, ketahanan nasional, hingga penguatan demokrasi Indonesia.
Kursus singkat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kader dan pengurus partai politik dalam menjalankan fungsi pendidikan politik, menjaga demokrasi, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan dunia global.(zher).



