Tigaraksa – Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mendapat keluhan dari keluarga pasien terkait penanganan kondisi darurat. Sejumlah pasien dilaporkan harus menunggu sebelum mendapatkan tindakan medis lanjutan karena belum tersedianya tempat tidur (bed).
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pasien hanya menjalani pemeriksaan awal berupa pengecekan tanda vital dan menunggu di kursi roda. Hingga beberapa waktu, belum terlihat tindakan lanjutan seperti pemasangan infus, pemeriksaan laboratorium, maupun penanganan luka.
Keluhan tersebut disampaikan Ayu Rosaindah, keluarga pasien yang membawa adiknya ke IGD RSUD Tigaraksa dalam kondisi sesak napas. Ayu mengatakan pasien sempat diarahkan kembali ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan alasan prosedur rujukan BPJS.
“Pasien sudah dalam kondisi sesak napas, namun diminta kembali ke faskes pertama untuk mendapatkan pelayanan IGD,” ujar Ayu kepada wartawan, Selasa (16/12/2025) dini hari.
Setelah keluarga menyampaikan keberatan, pemeriksaan dilakukan oleh dokter jaga. Namun, menurut Ayu, pemeriksaan tersebut hanya berupa wawancara medis tanpa disertai tindakan lanjutan.
Selain itu, di lokasi IGD juga terlihat pasien dengan dugaan korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka dan mengeluarkan darah. Berdasarkan informasi yang diterima, pasien tersebut hanya ditawari pembersihan luka tanpa penanganan medis lanjutan.
Salah seorang dokter jaga menjelaskan bahwa tindakan medis lanjutan baru dapat diberikan setelah pasien memperoleh bed. Selama belum tersedia bed, tenaga medis hanya melakukan pemeriksaan awal sesuai standar operasional prosedur (SOP) internal rumah sakit.
Situasi tersebut menimbulkan kekecewaan keluarga pasien. Sejumlah keluarga memilih membawa pasien ke fasilitas kesehatan lain karena khawatir kondisi pasien memburuk.
Ayu menyebut adiknya akhirnya dirujuk secara mandiri ke rumah sakit lain dan mendapatkan penanganan yang dinilai lebih responsif sesuai kondisi darurat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Tigaraksa belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelayanan IGD tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak rumah sakit untuk memperoleh klarifikasi dan akan memuat hak jawab sesuai ketentuan Pedoman Pemberitaan Media Siber.( *)



