KORANTANGERANG.COM- Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si memerintahkan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pelayanan kunjungan warga binaan. Atensi tersebut disampaikan Senin, 08 Juni 2026 sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas pelayanan publik.
Karutan Manna menegaskan dengan tegas bahwa seluruh pelayanan kunjungan di Rutan Kelas IIB Manna tidak dipungut biaya apapun alias 100% gratis. Masyarakat hanya perlu melengkapi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pungli dilarang keras. Saya perintahkan petugas jaga disiplin penuh. Jika ada oknum petugas atau calo yang meminta uang dengan alasan apapun, segera laporkan langsung ke pimpinan. Kami tidak akan mentolerir tindakan yang mencoreng nama baik Pemasyarakatan,” tegas Hannibal.
Pengawasan ruang kunjungan pada hari ini ditunjuk langsung kepada Rito Cendi Piawan, S.E selaku Staf Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Manna. Dalam atensi pimpinan, petugas wajib melaksanakan tugas secara melekat sesuai SOP. Pemeriksaan identitas dan barang bawaan pengunjung harus dilakukan teliti, interaksi warga binaan dengan keluarga dipantau agar tidak melanggar aturan, serta kebersihan dan ketertiban ruang kunjungan dijaga selama kegiatan berlangsung.
Lebih lanjut, Karutan Manna menyampaikan 3 arahan utama dalam pengawasan petugas KPR. Pertama, mengantisipasi adanya petugas dan warga binaan yang melakukan pungli pada ruang layanan kunjungan kepada WBP maupun keluarga yang berkunjung. Kedua, mengantisipasi adanya penyelundupan barang terlarang oleh pengunjung kepada WBP melalui jalur kunjungan. Ketiga, memastikan kenyamanan dan keamanan layanan kunjungan kepada masyarakat dalam hal ini WBP dan keluarga agar berjalan tertib dan humanis.
” Pengawasan yang dilakukan selain memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga yang berkunjung juga bertujuan untuk mengantisipasi masuknya barang – barang terlarang yang lolos masuk karena ketidak telitian petugas di bagian penggeledahan ” ujar Hannibal.
Atensi ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar menjadikan pelayanan yang humanis, PASTI, BerAKHLAK sebagai budaya kerja. Pengawasan ketat di ruang kunjungan diharapkan mampu mencegah gangguan kamtib sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Rutan Kelas IIB Manna.(Red).



