Korantangerang.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang memberi pelatihan cara membuat anyaman keset kepada para perempuan rawan sosial ekonomi (PRSE).
Kegiatan yang diikuti 100 perempuan tulang punggung keluarga asal Kelurahan Karangsari dan Cikokol ini diklaim agar memiliki keterampilan dan hidup mandiri.
Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari di ruang praktek SMK Negeri 3 Tangerang, Jalan M Yamin, Kota Tangerang, Rabu (24/4/2019).
Menurut Kasie Pemberdayaan Keluarga dan Fakir Miskin Dinsos Kota Tangerang Rosyani, pelatihan ini dapat mendorong pemberdayaan usaha ekonomi produktif.
Selain itu, pelatihan juga selaras dengan program P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera).
“Para perempuan yang menjadi tulang punggung di keluarganya ini biar nanti bisa membuka usaha keterampilan dengan membuat keset,” ujarnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan. Mereka menjahit kain-kain untuk dijadikan keset yang menarik dan bernilai ekonomis.
Rosyani mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan SMK N 3 Tangerang untuk bisa menyediakan fasilitas mesin jahit kepada para peserta sehingga dapat membantu suksesnya kegiatan pelatihan.
“Supaya pelatihan berjalan maksimal. Kan dalam sehari dengan mesin jahit, peserta bisa membuat tiga keset hasil kerajinannya,” tuturnya.
Rosyani berharap, setelah diberikan pelatihan, para ibu-ibu penopang ekonomi tersebut bisa membuka usaha sendiri sehingga dapat menghidupi keluarganya secara mandiri.
“Nanti kan mereka bisa bikin sendiri dan dijual karena ini bukan keset biasa, tapi keset bisa menjadi hiasan dinding. Kalau dijual harganya Rp100 ribu,” tukasnya.(zher).


