KOTA TANGERANG – Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menghadiri secara daring Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Aksesibilitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melalui Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Pendukung Konektivitas.
Rakor tersebut turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta badan usaha yaitu Angkasa Pura Indonesia dan PT Jasa Marga.
Agenda pembahasan meliputi penanggulangan banjir serta penguatan aksesibilitas dan konektivitas menuju kawasan bandara sebagai bagian dari upaya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran mobilitas wilayah.
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program lintas wilayah.
“Bandara Soekarno-Hatta merupakan simpul transportasi nasional yang berada di wilayah Kota Tangerang. Karena itu, penguatan aksesibilitas dan penanganan persoalan banjir harus dilakukan secara terintegrasi dan kolaboratif,” ujar Yeti.
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang siap mendukung langkah-langkah strategis yang disepakati dalam rakor, termasuk percepatan normalisasi saluran, peningkatan kapasitas drainase, serta penataan infrastruktur jalan penunjang akses menuju kawasan bandara.
“Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pihak pengelola bandara dan jalan tol sangat penting agar program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Menurut Yeti, penguatan konektivitas tidak hanya berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, serta citra kawasan sebagai gerbang internasional.
“Ke depan, kami berharap hasil koordinasi ini dapat ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang konkret dan terukur, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
(Zher).



