Tiga orang mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Jurusan Psikologi melanjutkan kegiatan penelitian di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang dengan mengangkat judul “Efektivitas Pelayanan Bimbingan Konseling terhadap Peningkatan Kesejahteraan Konseling Warga Binaan”. Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas akademik sekaligus kontribusi ilmiah dalam mendukung penguatan program pembinaan kepribadian di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam rangka pengumpulan data penelitian, para mahasiswa melaksanakan tes Intelligence Quotient (IQ) kepada 25 orang warga binaan. Tes IQ tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif masing-masing warga binaan, sehingga pelaksanaan terapi maupun bimbingan konseling dapat disesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan, dan karakteristik individu warga binaan secara lebih tepat dan efektif.
Kegiatan penelitian berlangsung dengan tertib serta tetap memperhatikan prosedur dan ketentuan yang berlaku di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang. Warga binaan yang menjadi responden mengikuti rangkaian tes dengan antusias dan kooperatif, didampingi oleh petugas lapas guna memastikan kelancaran serta keamanan pelaksanaan kegiatan.
Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh data dan temuan ilmiah yang bermanfaat sebagai bahan evaluasi serta pengembangan layanan bimbingan konseling, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis warga binaan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, terukur, dan berbasis ilmiah.



