Transformasi ATCS ke ITTS, Pemkot Tangsel Perkuat Sistem Pengendalian Lalu Lintas Berbasis AI


TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mematangkan transformasi Area Traffic Control System (ATCS) menuju Intelligent Transport Tangerang Selatan (ITTS). Langkah strategis ini diambil guna mewujudkan sistem pengelolaan lalu lintas yang modern, terintegrasi, responsif, dan berkelanjutan.

​Sebagai fondasi awal pengembangan ITTS, Dishub Kota Tangerang Selatan saat ini tengah merealisasikan relokasi serta revitalisasi ruang kendali ATCS, optimalisasi jaringan komunikasi, dan peningkatan fungsi perangkat eksisting.

​Selama ini, sistem pengendalian lalu lintas di Tangsel masih bersifat reaktif, di mana intervensi petugas baru dilakukan setelah terjadi kepadatan atau gangguan di lapangan. Saat ini, skema ATCS baru mencakup lima titik simpang krusial, yakni Simpang Gading Serpong, Bundaran Alam Sutera, Simpang German Center, Simpang Muncul, dan Bundaran Maruga.

” ​Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat, menyampaikan bahwa migrasi dari ATCS menuju ITTS merupakan komitmen Pemkot Tangsel dalam menjawab tantangan mobilitas perkotaan yang kian dinamis.

​”Melalui migrasi ke ITTS, sistem pengelolaan lalu lintas di Tangerang Selatan ditargetkan bertransformasi dari yang sebelumnya reaktif menjadi lebih adaptif, terkoordinasi, serta berbasis pengelolaan data secara real-time. Kami ingin memastikan jaringan transportasi Tangsel siap menghadapi pertumbuhan kendaraan di masa depan,” ujar Ayep Jajat, Rabu (28/10/2026).

​Pengembangan ITTS mengusung konsep kolaborasi lintas perangkat daerah. Dalam pengerjaan ruang kendali, Dishub bersinergi dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR). Sementara untuk penataan jaringan komunikasi, infrastruktur server, dan konektivitas perangkat eksisting, Dishub bermitra dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan.

​Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena, menjelaskan aspek teknis dan tahapan penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam ekosistem ITTS tersebut.

​”Ke depan, pengembangan ITTS dilakukan secara bertahap melalui perluasan cakupan jaringan ATCS, integrasi kamera CCTV dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta peluncuran dashboard pemantauan real-time. Penerapan teknologi AI ini disiapkan untuk menganalisis tingkat kepadatan kendaraan, mendeteksi potensi gangguan secara dini, dan mengoptimalkan rekayasa lalu lintas secara otomatis,” jelas Martha Lena, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel.

​Lebih dari sekadar pengawasan persimpangan, ITTS diproyeksikan menjadi pilar ekosistem transportasi cerdas di Tangerang Selatan. Sistem ini nantinya diintegrasikan dengan berbagai layanan publik berbasis digital lainnya, seperti Smart PJU, layanan angkutan sekolah gratis SiOptimus, hingga sistem Smart Parking.

​Langkah pembenahan ini mempertegas komitmen Pemkot Tangerang Selatan dalam menghadirkan konektivitas wilayah yang aman, lancar, nyaman, dan modern guna mendukung mobilitas serta kualitas hidup masyarakat, Pungkasnya.
(Aderiza).


Next Post

Lapas Perempuan Tangerang Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kobarkan Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Indonesia

Rab Okt 28 , 2026
Tangerang, 28 Oktober 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang […]