Tak Hanya Saat Banjir, Dinsos Kota Tangerang Tetap Hadir di Fase Pemulihan Warga


KOTA TANGERANG – Meski air banjir telah berangsur surut, perjuangan warga Kota Tangerang untuk memulihkan kehidupan sehari-hari masih terus berlangsung. Di tengah lumpur yang tersisa dan rumah yang harus kembali dibersihkan, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus hadir membawa bantuan dan harapan bagi masyarakat terdampak.

Memasuki hari keenam pascabanjir yang terjadi pada Kamis (22/1/2026), Dinsos Kota Tangerang mencatat telah menyalurkan bantuan dalam jumlah besar ke seluruh wilayah terdampak. Total bantuan yang telah disalurkan mencapai 20.565 nasi bungkus, 308 dus air mineral, 155 dus mi instan, 110 karung beras 5 kilogram, 46 paket family kit, 20 paket kids ware, 25 kasur lipat, serta 152 selimut.

Bantuan tersebut menjadi penopang utama bagi warga yang selama beberapa hari harus bertahan di tengah keterbatasan akibat bencana.

Tak berhenti di situ, meski kondisi banjir telah surut, Dinsos Kota Tangerang tetap melanjutkan distribusi bantuan tahap pemulihan. Sebanyak 100 paket alat kebersihan disalurkan ke wilayah Kecamatan Periuk. Paket tersebut berisi perlengkapan penting seperti slipper karet, pel karet, ember, pembersih lantai, hingga gayung yang sangat dibutuhkan warga untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur dan material banjir.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan lingkungan.

“Bantuan ini kami berikan untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan pascabanjir. Kami ingin masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman dan sehat,” ujar Acep.

Ia menambahkan, Dinsos Kota Tangerang berkomitmen untuk selalu hadir di setiap fase bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

“Dalam setiap bencana yang dihadapi masyarakat, Dinsos berupaya hadir. Mulai saat bencana terjadi, proses penanganan, hingga pascabencana. Pemkot Tangerang berusaha meringankan beban masyarakat agar mereka bisa bangkit kembali,” katanya.

Di tengah upaya pembersihan dan pemulihan yang masih berlangsung, kehadiran bantuan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak meninggalkan warganya berjalan sendiri. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Kota Tangerang perlahan bangkit, menata kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat banjir.
(Zher)


Next Post

Makorem 052/Wijayakrama Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Berakhlak Mulia

Rab Jan 28 , 2026
TANGERANG – Markas Komando Resor Militer (Makorem) 052/Wijayakrama menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat […]