Studi Tiru dalam Rangka Peningkatan Kinerja dan Penguatan Tata Kelola, Bapas Kelas I Padang Kunjungi Bapas Kelas I Serang dan Bapas Kelas I Jakarta Timur Utara


KORANTANGERANG.COM-Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta memperkuat sinergi antarbalai, Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang melaksanakan kunjungan kerja studi tiru ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Serang dan Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Timur Utara, Pada Senin dan Selasa 09-10 Februari 2026

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Padang, Enjat Lukmanul Hakim, didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan fungsional, yakni Kasi Bimbingan Klien Anak (BKA) Siwa Kumar, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan Klien Dewasa Bobby Lukita Hasibuan, Kasubsi Registrasi Klien Anak Jhoni Ramadiansyah, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Pertama Muhamad Alfarel, serta Pranata Keuangan Reza Rahmat Putra.

Rombongan Bapas Padang disambut hangat oleh Kepala Bapas Kelas I Serang, Bayu Irsahara. Dalam pertemuan tersebut, kedua satuan kerja berdiskusi secara mendalam mengenai strategi optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, penguatan peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam implementasi regulasi terbaru, serta inovasi pelayanan berbasis digital dan peningkatan kualitas pembimbingan klien.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Bapas Kelas I Jakarta Timur Utara yang diterima oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasi BKD), Yuvinus Elyus. Pada kesempatan ini, fokus pembahasan mencakup pengelolaan registrasi dan administrasi klien, penguatan koordinasi lintas instansi, serta praktik baik (best practices) dalam penyusunan laporan penelitian kemasyarakatan (Litmas) yang berkualitas dan akuntabel.

Kepala Bapas Padang, Enjat Lukmanul Hakim, menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi momentum strategis untuk memperluas wawasan, menyerap inovasi, serta membangun jejaring kerja yang solid antarbalai pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi dan keterbukaan dalam berbagi praktik baik menjadi kunci dalam menghadapi dinamika tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar dari keberhasilan satuan kerja lain, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan layanan Balai pemasyarakatan yang lebih profesional, modern, inovatif, dan penuh berintegritas,” ujarnya.

Diharapkan, hasil dari kunjungan studi tiru ini dapat diimplementasikan secara konkret di Bapas Kelas I Padang, sehingga semakin memperkuat peran Bapas dalam mendukung sistem Pemasyarakatan khususnya dalam tugas dan fungsi Pembimbingan, Pendampingan, Pengawasan Klien Pemasyarakatan yang berkeadilan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Red).