KOTA TANGERANG – Upaya pemulihan pascabanjir di wilayah Kecamatan Periuk terus dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama berbagai unsur terkait. Melalui sinergi lintas instansi, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan yang terdampak banjir, Kamis (29/1/2026).
Personel gabungan yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, serta perangkat daerah lainnya. Mereka bahu-membahu membersihkan sisa lumpur, sampah, dan material banjir yang mengganggu aktivitas warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik prioritas, mulai dari kawasan permukiman, jalan lingkungan, saluran air, hingga fasilitas umum.
“Kegiatan pembersihan difokuskan pada pengangkutan sampah dan lumpur, pembersihan saluran air, jalan lingkungan, serta fasilitas umum yang terdampak banjir. Kami menargetkan dalam dua hari proses pemulihan dapat rampung sehingga aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Mahdiar.
Ia menambahkan, hingga saat ini proses pembersihan masih terus berlangsung secara bertahap untuk memastikan seluruh area benar-benar bersih, aman, dan layak digunakan kembali oleh warga.
“Selain pembersihan, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan, khususnya saluran drainase dan lokasi yang berpotensi kembali tergenang. Ini penting sebagai langkah antisipasi dampak lanjutan,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran bersama, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga saluran air tetap bersih, menjadi kunci penting dalam mencegah banjir kembali terjadi.
“Dengan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat, kami optimistis proses pemulihan pascabanjir di wilayah Periuk dapat berjalan cepat dan kondisi wilayah segera kembali normal,” tutup Mahdiar.(zher)



