TANGERANG – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Pondok Pesantren Raudhatul Salam, Cimone, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (5/3/2026). Jajaran Polres Metro Tangerang Kota bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang dalam momentum Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, para pejabat utama Polres, Kapolsek Karawaci Kompol Kresna Ajie Perkasa, pengurus PCNU Kota Tangerang, serta ratusan santri Pondok Pesantren Raudhatul Salam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, zikir dan tahlil, dilanjutkan sambutan, doa bersama, hingga berbuka puasa dan salat Maghrib berjamaah.
Dalam sambutannya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Alhamdulillah kita semua bisa berkumpul di pondok pesantren yang mulia ini dalam rangka silaturahmi dan berbuka puasa bersama. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Jauhari.
Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Oleh karena itu, dukungan tokoh agama dan masyarakat sangat diperlukan.
“Hubungan antara ulama dan umaro wajib terus terjalin. Ketika ulama dan umaro bersatu, insyaAllah akan tercipta situasi yang damai dan kondusif di tengah masyarakat,” katanya.
Kapolres juga menyoroti sejumlah potensi gangguan keamanan yang kerap muncul selama bulan Ramadan, terutama pada malam hari saat aktivitas masyarakat meningkat.
“Di bulan Ramadan ini banyak kegiatan masyarakat, mulai dari buka puasa hingga sahur. Semua harus kita jaga keamanan dan ketertibannya. Kami fokus melakukan kegiatan malam untuk mencegah tawuran,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Polres Metro Tangerang Kota dalam memberantas peredaran narkoba, obat-obatan terlarang, dan minuman keras yang dinilai dapat merusak generasi muda.
“Sejak awal saya menjabat, saya tegaskan berantas semua penjualan obat-obatan terlarang maupun miras. Semua itu dapat merusak generasi muda kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang KH Ahmad Kafi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan kalangan ulama di Kota Tangerang.
“Kami sangat senang Kapolres Metro Tangerang Kota hadir langsung bersama jajaran. Ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara ulama dan aparat dalam menjaga Kota Tangerang tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Raudhatul Salam saat ini menaungi sekitar 200 santri yang terus didorong untuk menjadi generasi berakhlak dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Rohis Syuriyah PCNU Kota Tangerang KH Abdul Mu’ti atau Kiai Utin, yang berharap kegiatan silaturahmi tersebut membawa manfaat bagi seluruh pihak.
“Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Metro Tangerang Kota yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan membawa keberkahan dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh kekeluargaan hingga ditutup dengan salat Maghrib berjamaah.
Momentum Ramadan ini sekaligus menjadi penguat komitmen antara Polres Metro Tangerang Kota dan PCNU untuk terus menjaga persatuan serta stabilitas keamanan di Kota Tangerang melalui kolaborasi antara ulama, umaro, dan masyarakat.
(zher)



