Tegal- Pemandangan yang tidak lumrah tersorot mata. Ketika puluhan anak sekolah Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi , Tegal itu menyisir Jalan Usaha Tani (JUT) yang sedang dikerjakan Satgas TMMD.
Sepulang sekolah, biasanya anak sekolah itu berjalan menyusuri jalan setapak yang biasanya dibuat jalan petani berkebun. Jalan tikus itu sedianya hanya untuk petani ketika mengangkut hasil panennya.
Untuk memotong waktu jalan, biasanya anak sekolah itu menerobos dan menggunakan jalan tersebut untuk berangkat dan pulang sekolah. Kini, jalan itu masih dalam proses pengerjaan penataan batu oleh warga dibantu Satgas TMMD. Batu kali masih nampak berserakan di tepi hingga ke bagian sawah warga. Hal ini mengharuskan puluhan pelajar sekolah dasar itu melewati jalan menepi.
Sembari meminta maaf karena hendak lewat, ucapan lirih anak mungil itu terucap. Satgas TMMD yang sedang menata batu itu juga menyaut dengan ucapan yang senada dan lembut. Saling sapa tegut itu mennadakan bahwa keberlangsungan Program TMMD Reg 105 Kodim Tegal ini dirasakan warga. Seraya malu sambil menutupi wajahnya dengan buku bacaan sekolah. Apakah itu tawadhuk atau hanya menutupi terik matahari di lokassi TMMD yang sangat panas.
“permisi pak, saya mau liwat, “ kata Nina Andriani (10), warga setempat. Jumat (19/7), (Pendim).



