Sejak Awal Ramadhan, 9 Kebakaran Terjadi di Kota Tangerang, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


Kota Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, sejak awal Ramadhan hingga 25 Februari 2026 telah terjadi 9 peristiwa kebakaran dan 2 kejadian percikan api pada tiang/kabel listrik di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini, terutama di lingkungan rumah tangga.

“Sebagian besar kebakaran dipicu oleh kelalaian kecil yang terakumulasi, seperti korsleting listrik, penggunaan stopkontak berlebih, serta kelalaian saat memasak di dapur. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan instalasi listrik serta peralatan rumah tangga dalam kondisi aman,” ujar Mahdiar, Kamis (26/2/2026).

Mahdiar menjelaskan, area dapur dan instalasi listrik menjadi titik paling rawan terjadinya kebakaran. Karena itu, warga diminta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, rutin memeriksa selang dan regulator gas, serta tidak menumpuk colokan listrik pada satu titik.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah, memasang detektor asap, serta menyiapkan rencana evakuasi keluarga apabila terjadi kondisi darurat.

“Pencegahan adalah kunci. Jangan tunggu sampai terjadi kebakaran. Pastikan juga bahan mudah terbakar seperti korek api, bensin, atau alkohol disimpan jauh dari jangkauan anak-anak dan sumber panas,” tambahnya.

BPBD Kota Tangerang juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan serta memastikan lilin atau aromaterapi tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kegawatdaruratan 112 atau Hotline BPBD Damkar Kota Tangerang di nomor (021) 5582144.

“Kami siap siaga 24 jam. Jika terjadi kebakaran atau situasi darurat lainnya, segera hubungi 112. Respon cepat sangat menentukan dalam meminimalisir dampak yang lebih besar,” tegas Mahdiar.

BPBD berharap, dengan meningkatnya kesadaran dan kepedulian bersama, angka kebakaran di Kota Tangerang selama Ramadhan dapat ditekan dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman serta nyaman.
(Zher).


Next Post

Diskominfo Perkuat Fondasi Serang Digital, Setahun Kepemimpinan Budi–Agis Dorong Tata Kelola Makin Transparan

Kam Feb 26 , 2026
SERANG – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi–Agis, menjadi fase penting dalam percepatan transformasi birokrasi […]