Refleksi Akhir Tahun 2025, Camat Ciledug Ayi Nuryadin, Kolaborasi Pemerintah dan Warga untuk Penataan Wilayah Berkelanjutan


CILEDUG, KOTA TANGERANG — Camat Ciledug Ayi Nuryadin, S.Kom., MM menyampaikan Catatan Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Ciledug,Senin (29/12/2025).

Sepanjang Tahun 2025, Kecamatan Ciledug melaksanakan berbagai program pembangunan fisik dan nonfisik yang berfokus pada penataan lingkungan, pengelolaan sampah, perbaikan drainase, normalisasi sungai, penataan pedagang kaki lima (PKL), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, RT/RW, serta unsur terkait lainnya.

Dalam bidang pengelolaan sampah, Kecamatan Ciledug mengoptimalkan peran bank sampah di tingkat RT/RW disertai edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Hingga akhir 2025, sekitar 90 persen sampah telah dikelola di tingkat lingkungan, sementara 10 persen residu dibuang ke TPA Rawa Kucing. Penataan kawasan pasar turut mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertib.

Pada sektor infrastruktur, perbaikan drainase dan normalisasi Kali Angke serta Kali Wetan dilakukan secara bertahap pada titik-titik rawan genangan. Upaya tersebut berdampak pada penurunan genangan air hingga 40–60 persen di beberapa wilayah, termasuk Parung Serab dan Puri Kartika. Pekerjaan drainase di Sudimara, Peninggilan Utara, dan kawasan Simprug ditargetkan rampung pada awal Tahun 2026.

Penataan PKL dilakukan melalui pendekatan persuasif dan humanis dengan melibatkan Satpol PP, kepolisian, dan tokoh masyarakat. Hingga akhir 2025, sekitar 90 persen PKL di jalur protokol telah tertib dan menempati lokasi yang ditetapkan.

Di bidang sosial, Kecamatan Ciledug telah merealisasikan program bedah rumah sebanyak 65 unit sejak 2024 hingga 2025. Selain itu, salah satu RW di Sudimara Barat berhasil meraih peringkat ke-2 Penghargaan Kota Sehat Tingkat Kota Tangerang, serta Kampung Darling memperoleh apresiasi atas pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menutup siaran pers ini, Camat Ciledug menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan wilayah secara berkelanjutan pada Tahun 2026 dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas lingkungan, pengurangan genangan, penataan kawasan, serta penguatan partisipasi masyarakat.(Aderiza).


Next Post

Proyek Jembatan Rp4 Miliar Disorot, Legalitas CV Trisula Utama Tak Terverifikasi, DPUPR Kota Tangerang Tidak Memberikan Tanggapan

Sel Des 30 , 2025
KOTA TANGERANG – Sorotan terhadap proyek pembangunan Jembatan Jalan Kampung Bayur Sisi Cisadane Barat senilai Rp4.074.367.000 terus menguat. Hingga kini, […]