Perpusda Kota Tangerang Jadi Ruang Positif Selama Ramadan, Warga Bisa Isi Waktu dengan Literasi


Kota Tangerang – Selama bulan suci Ramadan, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Tangerang menjadi ruang alternatif yang positif bagi masyarakat untuk mengisi waktu dengan kegiatan edukatif dan produktif. Gedung perpustakaan yang baru dan representatif ini hadir dengan empat lantai serta dilengkapi beragam fasilitas modern yang dapat dimanfaatkan semua kalangan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menjelaskan bahwa Perpustakaan Kota Tangerang tetap membuka layanan selama Ramadan dengan penyesuaian jam operasional.
“Perpustakaan Kota Tangerang buka setiap hari. Untuk Senin sampai Jumat beroperasi pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB, sedangkan Sabtu dan Minggu pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB,” ujar Engkos, Rabu (4/3/2026).

Ia menuturkan, setiap lantai di gedung perpustakaan tersebut dirancang dengan fungsi yang berbeda untuk memberikan pengalaman literasi yang lebih menarik bagi pengunjung.

Pada lantai pertama, pengunjung dapat menemukan Tangerang City Gallery yang menampilkan sejarah Kota Tangerang melalui konsep pameran interaktif. Selain itu terdapat pula UMKM Corner yang menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal.

“Di lantai dua tersedia layanan anak dan ruang baca umum dengan zona yang terpisah. Ratusan buku anak disediakan, lengkap dengan area bermain edukatif serta ruang untuk kegiatan mendongeng,” tutur Engkos.

Masih di lantai yang sama, ruang baca umum menyediakan ratusan koleksi buku dari berbagai bidang, mulai dari sains, teknologi, seni, sastra hingga koleksi buku braille bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, lantai tiga dilengkapi dengan ruang baca, layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), studio podcast serta mini teater. Koleksi bukunya meliputi teknologi informasi, filsafat, agama, sosial, politik, ekonomi, pendidikan hingga bahasa.

“Ruang teater dimanfaatkan untuk pemutaran film edukatif dan dokumenter sejarah budaya Kota Tangerang, sekaligus menjadi ruang diskusi serta apresiasi karya audio visual,” katanya.

Adapun lantai empat menjadi pusat Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang dimanfaatkan untuk berbagai pelatihan, mulai dari keterampilan, kewirausahaan, teknologi digital hingga literasi keuangan.

Dengan mengusung semangat “Ramadan Penuh Literasi”, Perpusda Kota Tangerang diharapkan dapat terus menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat serta ruang alternatif yang positif, aman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Zher)


Next Post

Kemenkum Malut Perkuat Sinergi KI dengan Pemkab Halmahera Tengah, Dorong Perda dan Pemetaan Indikasi Geografis

Rab Mar 4 , 2026
Weda – Dalam rangka memperkuat perlindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) di daerah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku […]