Lebak Jadi Tuan Rumah FKKS, Komitmen Bersama Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Wujudkan Sekolah Gratis


LEBAK – Semangat membangun masa depan pendidikan terasa kuat di Gedung SKHN 02 Lebak, Ona Rangkasbitung, Selasa (27/1/2026). Ratusan kepala sekolah dari berbagai jenjang berkumpul dalam Forum Komunikasi dan Koordinasi Sekolah (FKKS) Kabupaten Lebak, yang menjadi momentum penting penguatan mutu pendidikan di wilayah selatan Provinsi Banten.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Dr. H. Jamaludin, M.Pd., didampingi Kepala Cabang Dinas (KCD) Lebak, Gugun Nugraha, jajaran pengawas sekolah, serta para kepala sekolah dari seluruh Kabupaten Lebak.
Sebanyak 126 kepala sekolah tercatat hadir mengikuti forum strategis tersebut.

Sebagai tuan rumah, SKHN 02 Lebak menjadi pusat diskusi bersama untuk membahas berbagai agenda penting pendidikan, salah satunya Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) yang dinilai menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dalam arahannya, Dr. H. Jamaludin menegaskan bahwa FKKS bukan sekadar forum rutin, tetapi menjadi wadah kolaborasi untuk menyatukan visi membangun pendidikan yang lebih berkualitas, merata, dan inklusif.

“Yang hadir hari ini bukan hanya kepala sekolah, tetapi juga perwakilan KCD Provinsi Banten. Dan kebetulan Kabupaten Lebak menjadi tuan rumah. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong percepatan realisasi Program Sekolah Gratis atau Sekolah Rakyat. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya melalui sekolah negeri dan uji coba sekolah swasta gratis di sejumlah wilayah.

“Program Sekolah Gratis menargetkan pembebasan biaya pendidikan dari jenjang SD hingga SMA. Program ini didukung Dana BOS dan kebijakan pemerintah agar tidak ada lagi anak yang terhambat sekolah karena faktor ekonomi,” jelas Jamaludin.

Selain itu, Jamaludin mengungkapkan bahwa Gubernur Banten juga memberikan perhatian besar terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta percepatan pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan pada tahun 2026.

Revitalisasi satuan pendidikan akan dilakukan melalui Aplikasi Revitalisasi Satuan Pendidikan (revit.kemendikdasmen.go.id) yang merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.

“Program ini bertujuan memperbaiki sarana prasarana sekolah yang rusak, meningkatkan kenyamanan belajar, serta memastikan proses pengerjaan lebih transparan dan akuntabel melalui sistem digital,” tambahnya.

Suasana forum berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para kepala sekolah aktif mengikuti diskusi, menyerap arahan, serta menyatukan komitmen untuk mengimplementasikan program-program prioritas pemerintah di satuan pendidikan masing-masing.

Kepala Sekolah SKHN 02 Lebak, Achmad Farid, M.Pd., selaku tuan rumah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

Acara FKKS Kabupaten Lebak ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kolektif membangun pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Lebak.
(Zher)


Next Post

Pemkot Tangerang Dukung Normalisasi Sungai Cirarab, Harapan Baru Warga Periuk Bebas dari Banjir

Sel Jan 27 , 2026
KOTA TANGERANG – Harapan warga yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman banjir kembali menguat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan […]