Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Dukung Penelitian Kesehatan Jiwa Warga Binaan


Tangerang, 06 Februari 2026 – Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan layanan pembinaan dan kesehatan warga binaan dengan memfasilitasi kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kegiatan penelitian ini dilaksanakan berdasarkan izin resmi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, dan diselenggarakan di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan didampingi langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) serta Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat).

Adapun judul penelitian yang dilaksanakan yaitu “Kemampuan dan Akseptabilitas, Brief Jail Mental Health Screen versi Bahasa Indonesia Penapisan Gangguan Jiwa pada Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan” serta “Perilaku Agresi pada Tahanan dan Hubungannya dengan Gejala Depresi, Ansietas, serta Persepsi terhadap Dukungan Sosial.”

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan gambaran kondisi kesehatan jiwa warga binaan perempuan sebagai dasar pengembangan layanan pembinaan dan perawatan yang lebih tepat sasaran. Metode penelitian dilakukan melalui pengisian kuesioner kepada warga binaan yang bersedia menjadi responden, dengan tetap mengedepankan prinsip sukarela, etika penelitian, serta perlindungan hak-hak warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pendampingan petugas pemasyarakatan dan mengikuti prosedur keamanan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan penelitian juga tidak mengganggu jalannya kegiatan pembinaan yang sedang berlangsung di dalam Lapas.

Kalapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas dan institusi pendidikan dalam mendukung kebijakan pemasyarakatan yang berbasis data dan pendekatan ilmiah, khususnya di bidang kesehatan jiwa warga binaan.

_“Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi yang bermanfaat dalam penyusunan program pembinaan dan pelayanan kesehatan mental bagi warga binaan perempuan,” ujarnya.


Next Post

Kanwil Kemenkum Malut Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian Hukum Tahun 2025

Jum Feb 6 , 2026
Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara mengikuti secara virtual kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia […]