Kepala BPBD Kota Tangerang Resmi Buka Kongres Pertama dan Deklarasi FPRB


Kota Tangerang – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, secara resmi membuka Kongres Pertama sekaligus Deklarasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor BPBD Kota Tangerang, Kamis malam (26/12/2025).

Dalam sambutannya, Mahdiar menegaskan bahwa pembentukan FPRB Kota Tangerang merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengurangan risiko bencana, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki kompleksitas kerawanan tinggi.

Menurut Mahdiar, tantangan kebencanaan di Kota Tangerang tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“FPRB ini kami bentuk sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Penanggulangan bencana tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus dilakukan bersama melalui kolaborasi pentahelix,” ujar Mahdiar.

Ia menjelaskan, konsep pentahelix melibatkan lima unsur utama, yakni pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Kelima unsur tersebut diharapkan mampu bersinergi dalam merumuskan strategi, kebijakan, serta aksi nyata pengurangan risiko bencana yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Mahdiar juga menekankan pentingnya peran FPRB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, dan edukasi kebencanaan di tengah masyarakat.

“Dengan adanya FPRB, kita berharap upaya mitigasi bencana tidak hanya bersifat responsif, tetapi lebih pada pencegahan dan pengurangan risiko sejak dini,” tambahnya.

Kongres Pertama FPRB Kota Tangerang ini menjadi momentum awal bagi penguatan kelembagaan forum, penyusunan program kerja, serta peneguhan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana.

Deklarasi FPRB Kota Tangerang diharapkan mampu menjadi tonggak kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (zher)


Next Post

Pelaksanaan Kegiatan Panen Lele Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Sab Des 27 , 2025
Tangerang — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan kegiatan […]