Jajaran Korem 052/Wijayakrama Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani, Pastikan Prajurit Tetap Prima dan Profesional


TANGERANG – Sebagai upaya menjaga kesiapan serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas, jajaran Komando Resor Militer (Korem) 052/Wijayakrama melaksanakan kegiatan Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik I Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari ini dibuka secara resmi di Lapangan Sewindu Batalyon Infanteri 203/Arya Kamuning, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, pada Selasa (5/5/2026).

Tes ini diikuti oleh seluruh unsur di lingkungan Korem 052/Wijayakrama, meliputi Markas Komando Resor Militer 052/Wijayakrama, Komando Distrik Militer 0502/Jati Ujung, Komando Distrik Militer 0503/Jaya Baru, Komando Distrik Militer 0506/Tangerang, dan Komando Distrik Militer 0510/Tigaraksa. Pelaksanaannya merupakan bagian dari program pembinaan fisik rutin yang disusun untuk memastikan setiap prajurit memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima kapan pun dibutuhkan.

Ketua Pelaksana kegiatan yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Personel Komando Resor Militer 052/Wijayakrama, Letnan Kolonel Infanteri Galih Perkasa, S.M., menjelaskan bahwa tes kesamaptaan jasmani ini menjadi agenda wajib yang harus diikuti oleh seluruh personel. Selain berfungsi sebagai alat ukur tingkat kebugaran fisik, kegiatan ini juga bertujuan memantau dan menjaga kesehatan para prajurit agar selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas negara.

“Tes kesamaptaan jasmani merupakan program rutin yang wajib diikuti oleh seluruh prajurit. Selain untuk mengukur tingkat kebugaran, kegiatan ini juga bertujuan memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima. Karena, kesiapan fisik dan kesehatan yang baik adalah modal utama agar setiap tugas yang diemban dapat diselesaikan dengan baik, tepat, dan aman,” ujar Letkol Inf Galih Perkasa.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan awal yang meliputi pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan. Tahap ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta berada dalam kondisi fisik yang layak dan aman sebelum mengikuti serangkaian tes fisik yang cukup berat.

Setelah dinyatakan layak, para prajurit kemudian mengikuti dua jenis tes utama. Pertama, Tes Kesegaran Jasmani Tipe A berupa lari selama 12 menit, yang bertujuan untuk mengukur tingkat daya tahan tubuh dan ketahanan jantung serta paru-paru. Selanjutnya, dalam Tes Kesegaran Jasmani Tipe B, peserta diuji kemampuan fisiknya melalui beberapa materi, di antaranya gerakan angkat badan (Pull Up), gerakan tekuk lutut (Sit Up), gerakan dorong badan (Push Up), dan lari bolak-balik (Shuttle Run). Materi ini disusun khusus untuk mengukur kekuatan otot serta tingkat kelincahan tubuh setiap personel.

Selain kemampuan fisik di darat, kemampuan ketangkasan di air juga menjadi bagian penting dalam penilaian tahun ini. Setiap peserta wajib mengikuti tes renang sebagai bentuk penguasaan kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam berbagai situasi tugas di lapangan.

Seluruh proses pelaksanaan tes dilakukan secara terukur, terarah, dan diawasi langsung oleh Tim Pembinaan Jasmani Korem 052/Wijayakrama yang memiliki keahlian dan kewenangan di bidangnya. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan peserta selama kegiatan berlangsung serta menjamin objektivitas dan keadilan dalam penilaian hasil tes.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh personel di jajaran Korem 052/Wijayakrama mampu mempertahankan dan meningkatkan kondisi fisiknya secara berkelanjutan. Dengan demikian, setiap prajurit akan selalu siap menghadapi berbagai tantangan, tugas operasional, maupun situasi darurat yang mungkin terjadi di wilayah tanggung jawabnya, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta kedaulatan negara.(zher).


Next Post

Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang Ikuti Zoom Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026

Sel Mei 5 , 2026
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang, Salis Farida Fitriani beserta jajaran mengikuti kegiatan Zoom Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja […]