DLH Kota Tangerang Satukan Langkah Petugas Kebersihan, Hadirkan Layanan Prima Demi Kota yang Lebih Bersih


Kota Tangerang — Di bawah langit sore yang mulai meredup, puluhan sopir armada pengangkut sampah dan pengawas kebersihan tampak duduk bersila, menyimak arahan dengan penuh perhatian. Mereka adalah para pejuang kebersihan yang setiap hari bekerja tanpa banyak sorotan, memastikan jalanan, permukiman, dan ruang publik Kota Tangerang tetap bersih dan nyaman.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik dengan mengumpulkan seluruh jajaran kebersihan, mulai dari sopir armada, pengawas lapangan hingga UPT Bengkel, pada Jumat (30/1/2026).

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus penyemangat bagi para petugas yang selama ini menjadi garda terdepan kebersihan kota.

“Pelayanan kebersihan tidak hanya soal mengangkut sampah, tetapi tentang kerja sama, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kita ingin seluruh jajaran bergerak dalam satu irama, saling menguatkan, dan terus menjaga semangat melayani masyarakat,” ujar Wawan Fauzi.

Ia menegaskan, soliditas tim menjadi kunci utama agar pelayanan kebersihan dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara petugas lapangan dan unit pendukung harus terus diperkuat demi menjaga kualitas layanan.

Tak hanya membahas pola kerja, perhatian juga diberikan pada kondisi armada. Bagi para sopir, kendaraan bukan sekadar alat kerja, melainkan “partner” yang menemani mereka sejak dini hari hingga malam hari.

“Armada yang terawat dengan baik akan selalu siap bertugas di lapangan. Ini penting agar pengangkutan sampah tidak terhambat dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Suasana pertemuan pun terasa lebih hangat ketika sesi diskusi dibuka. Para sopir dan pengawas kebersihan diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, tantangan di lapangan, hingga harapan mereka ke depan. Ada cerita tentang medan sulit, cuaca ekstrem, hingga perjuangan menjaga ritme kerja di tengah padatnya aktivitas kota.

Bagi Wawan Fauzi, mendengar langsung suara petugas lapangan adalah bagian penting dari proses evaluasi dan perbaikan layanan.

“Mereka adalah ujung tombak pelayanan kebersihan. Apa yang mereka sampaikan menjadi bahan berharga bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tuturnya.

Kehadiran UPT Bengkel juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas unit di tubuh DLH Kota Tangerang. Dengan komunikasi yang semakin erat, perawatan armada diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan responsif.

“Kami ingin memastikan setiap kendala teknis bisa segera ditangani. Dengan koordinasi yang baik, operasional di lapangan tidak terganggu dan pelayanan tetap optimal,” jelas Wawan Fauzi.

Melalui pertemuan ini, DLH Kota Tangerang berharap semangat kebersamaan semakin terjaga, sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan Kota Tangerang yang bersih, sehat, dan nyaman. Ini bukan tugas satu orang, melainkan kerja bersama yang harus terus kita rawat,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi para petugas kebersihan, Kota Tangerang terus melangkah menjadi kota yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan membanggakan bagi seluruh warganya..(zher)


Next Post

RAKERDA PHRI Banten 2026, Perkuat Sinergi Industri Pariwisata

Jum Jan 30 , 2026
TANGERANG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Provinsi Banten menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Selasa, […]