TANGERANG – Menyambut Hari Pahlawan Nasional, Yayasan Veritas Edukasi Lingkungan (VEL) menggelar Generasi Bersih Festival 2026 di Lapangan Mini Soccer, Suvarna Sutera, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/11/2026).
Mengusung tema “Pahlawan Lingkungan dari Sekolah”, kegiatan ini diikuti 120 pelajar dari 12 sekolah dan dihadiri lebih dari 200 orang. Festival tersebut menjadi ajang edukasi sekaligus kampanye untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang didukung Suvarna Sutera dan Recovered Indonesia ini mengajak para pelajar mengambil peran dalam pengelolaan sampah melalui kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah sukses mendukung kegiatan Tangerang Langit Biru pada tahun sebelumnya, Suvarna Sutera kembali berkolaborasi dengan VEL untuk menghadirkan edukasi lingkungan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Melalui festival ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga didorong untuk menerapkan pemilahan sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.
Managing Director Suvarna Sutera, Silvanus Hoantonio, mengatakan dukungan terhadap Generasi Bersih Festival merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat Suvarna Sutera dan sekitarnya.
“Bagi Suvarna Sutera, mendukung kegiatan Generasi Bersih Festival merupakan langkah besar untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik, terutama bagi warga Suvarna Sutera dan sekitarnya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Harapannya, pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh hari ini selalu diterapkan dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Rangkaian Generasi Bersih Festival 2026 diawali dengan kompetisi antarsekolah selama satu bulan untuk mengumpulkan sampah anorganik yang disetorkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R Suvarna Sutera.
Pada puncak kegiatan, para pelajar mengikuti kompetisi pengelolaan sampah melalui sejumlah pos permainan. Tantangannya meliputi pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik, penggunaan barang secara berulang, mengolah barang bekas menjadi produk bernilai guna, hingga kompetisi pembuatan konten edukasi mengenai sampah.
Berbagai aktivitas tersebut dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkolaborasi, sekaligus memberikan pemahaman bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil.
Direktur sekaligus Co-Founder VEL, Benedict Wermter, mengatakan festival ini ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dibangun melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Melalui Generasi Bersih Festival 2026, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana dan dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Kami berharap setiap pelajar yang hadir hari ini dapat membawa pulang satu kebiasaan baik dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, VEL bersama para mitra berharap semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai melalui perjuangan di masa lalu, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata generasi muda dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, mulai dari lingkungan sekolah.(*)


