Kota Tangerang – Camat Cipondoh, Muhamad Marwan, bersama Kapolsek Cipondh serta Lurah Petir dan perangkat wilayah melakukan monitoring langsung ke sejumlah titik terdampak banjir di wilayah Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kondisi warga terdampak banjir, kelancaran proses penanganan di lapangan, serta kesiapsiagaan seluruh unsur terkait.
Dalam peninjauan tersebut, Camat Cipondoh menelusuri lokasi genangan yang merendam ruas jalan dan permukiman warga.
Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, banjir mengakibatkan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman yang telah disiapkan oleh pemerintah kelurahan bersama unsur kewilayahan. Posko darurat juga telah diaktifkan untuk melayani kebutuhan dasar warga terdampak.
Camat Cipondoh Muhamad Marwan menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana banjir.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman, termasuk warga yang mengungsi. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dan penanganan di lapangan berjalan cepat, tepat, serta terkoordinasi,” ujar Muhamad Marwan.
Ia menjelaskan, banjir terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir sehingga menyebabkan saluran air tidak mampu menampung debit air secara optimal di beberapa titik wilayah.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, Dinas PUPR, serta OPD terkait untuk percepatan penanganan, mulai dari penyedotan genangan, pembersihan saluran air, hingga penyiapan sarana pendukung di lokasi pengungsian,” tambahnya.
Selain meninjau titik banjir, Camat Cipondoh juga berdialog langsung dengan warga terdampak guna mendengarkan keluhan serta memastikan kebutuhan mendesak seperti logistik, kesehatan, dan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.
Muhamad Marwan turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan banjir ke depan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran drainase, dan tidak membuang sampah sembarangan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar risiko banjir dapat diminimalisir,” tutupnya.(zher)



