Kota Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bergerak cepat menangani kebakaran hebat yang melanda pabrik PT Hardaya Shoe Component (HSC) di Kawasan Industri Gajah Tunggal, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (14/1/2026). Respons sigap tersebut berhasil mencegah api merembet ke bangunan pabrik lain di kawasan industri.
Kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi itu pertama kali dilaporkan pada Selasa malam (13/1/2026) sekitar pukul 23.05 WIB. Api diketahui muncul dari bagian belakang pabrik yang merupakan area produksi, sebelum dengan cepat menjalar ke area finishing hingga bangunan utama.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Kota Tangerang langsung mengerahkan 43 personel serta 13 unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk melakukan upaya pemadaman dan pelokalisiran api. Di lapangan, petugas sempat menghadapi kendala berupa jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar menegaskan, fokus utama penanganan adalah mencegah kebakaran meluas ke pabrik lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Begitu laporan kami terima, personel dan armada langsung kami kerahkan ke lokasi.
Sebanyak 43 personel dan 13 unit armada bekerja untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan pabrik lain. Meski terkendala jarak sumber air, alhamdulillah proses pemadaman berjalan maksimal dan tidak ada korban jiwa,” ujar Mahdiar.
Ia menambahkan, koordinasi lintas UPT dan dukungan armada dari Mako serta wilayah sekitar menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan kebakaran tersebut.
Sementara itu, Kepala UPT Damkar Periuk Kamaluddin menjelaskan, unit pemadam bergerak cepat sejak laporan masuk pada pukul 23.05 WIB. Dalam waktu relatif singkat, petugas berhasil mengendalikan api di titik utama.
“Dalam waktu kurang lebih 30 menit api sudah bisa kami lokalisir agar tidak meluas. Setelah itu, petugas fokus pada proses pemadaman dan pendinginan,” kata Kamaluddin.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya setelah berjibaku selama beberapa jam. Proses pendinginan dilakukan hingga Rabu pagi sekitar pukul 05.50 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran susulan.
BPBD memastikan, meski bangunan pabrik nyaris ludes terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, pabrik diketahui sedang tidak beroperasi sehingga tidak terdapat aktivitas pekerja di dalam area.
Terpisah, Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim identifikasi dari Polres Metro Tangerang Kota guna mengungkap penyebab kebakaran.
“Sumber api diketahui berasal dari bagian belakang pabrik. Namun, untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkas Kompol Robiin.
(Zher)



