KOTA TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar Polri secara nasional melalui Zoom Virtual. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pusat Kawasan Agropolitan (Puskargo), Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/1/2026).
Panen raya ini merupakan bagian dari program nasional Polri dalam mendukung swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung. Program tersebut melibatkan jajaran Polri hingga tingkat Polsek untuk mendampingi para petani sejak proses penanaman, perawatan, hingga masa panen yang dilaksanakan secara bertahap dalam periode kuartalan.
Kegiatan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta jajaran kepolisian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Intan Nurul Hikmah, S.E., Kepala Bulog Tangerang Raya, Camat Sepatan, para kepala desa se-Kecamatan Sepatan, serta pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengamanan, persiapan sarana dan prasarana, kemudian dilanjutkan dengan Zoom Virtual yang terhubung langsung dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak yang dipimpin oleh Kapolri dan Kapolda di seluruh Indonesia.
Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi menyampaikan bahwa Panen Raya Jagung Serentak merupakan wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Polri hadir untuk mendampingi para petani sejak tahap penanaman hingga panen, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga,” ujar AKBP Eko Bagus Riyadi.
Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kami berharap hasil pertanian, khususnya jagung, dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Diketahui, Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 merupakan hasil dari penanaman jagung pada Kuartal IV Tahun 2025. Adapun pelaksanaan panen di lokasi Puskargo Desa Sarakan dilakukan secara simbolis, mengingat kondisi tanaman jagung setempat belum seluruhnya memasuki masa panen.
(Zher)



