Pesona Wisata Mercusuar Anyer


korantangerang.com – Anyer sebuah nama dengan sejuta peristiwa. Nama Anyer begitu menyejarah, manakala pemerintahan kolonial Belanda membangun jalan raya ambisius yang dikenal dengan nama postweg Anyer-Panarukan. Satu jalan dengan seribu nama dan mungkin saja puluhan ribu nyawa melayang jadi korban romusha pembangunan jalan terpanjang di pulau Jawa dan Indonesia itu.

Anyer juga pernah singgah di belantika musik pop Indonesia tahun 1986, penyanyi Atiek CB untuk pertamakali bawakan lagu karya Oddie Agam dengan judul Antara Anyer dan Jakarta, kemudian tahun 2014 tembang Antara Anyer dan Jakarta dipopulerkan kembali penyanyi negeri jiran, Sheila Madjid dalam nada yang lebih jazzy dan enak didengar. Lagi-lagi Anyer jadi tema.

Anyer itu tepat di pesisir laut Jawa. Lantaran letaknya di bibir pantai dan termasuk kota pelabuhan, pemerintah Belanda membangun mercusuar yang sampai kini masih tegak berdiri. Mercusuar Anyer berada di kawasan pantai Anyer. Belok ke kiri dari gerbang masuk kawasan wisata pantai Mercusuar Anyer ini, terdapat komplek mercusuar. Di komplek inilah berdiri Ikon wisata yaitu Mercusuar Anyer yang didirikan pada masa kolonial Belanda.

Tepat di atas pintu masuk mercusuar terdapat tulisan “onder deregeering van ZM Willem III koning der nederlande. enz.enz.enz. opgericht voor vast light 21 grootte, ter vervanging van den steenen lighttoren in 1883 bm de ramp can krakatau vernied. 1885.” Jika diartikan kalimat tersebut kurang lebihnya menjelaskan bahwa bangunan mercusuar ini dibangun pada tahun 1885 yang merupakan hadiah dari dari Raja Belanda ZM Willem III untuk menggantikan mercusuar lama yang hancur akibat meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Didalam Mercusuar Anyer hanya terdapat jendela disetiap lantainya. Dari semua lantai hanya ada 1 lantai yang jendelanya terbuka, mungkin untuk alasan keamanan. Jika anda merasa capek anda dapat beristirahat sejenak disini. Lanjut menaiki anak tangga hingga anda tiba di lantai 16. Di lantai 16 ada anak tangga kecil yang menuju ke ruangan kaca yang tepat di tengahnya terdapat peralatan lampu Mercusuar Anyer. Konon katanya jangkauan cahaya dari mercusuar ini hingga mencapai 20 mil.

Ada pintu keluar dari dalam menuju ke teras luar yang melingkari puncak Mercusuar Anyer ini. Dari atas sini anda dapat menikmati pemandangan laut yang luas dan juga perbukitan yang asri di sisi lainnya. Tempat ini menjadi tempat favorit untuk berfoto-foto sambil menunggu moment sunset yang indah.

Tempat bersejarah yang kini menjadi objek wisata pantai Mercusuar Anyer ini banyak dikunjungi wisatawan untuk mengabadikan momen sunset dari atas Mercusuar Anyer. Ada beberapa yang menjadikan lokasi ini sebagai tema latar untuk foto pre-wedding. Berbagai macam alasan wisatawan datang membuat tempat wisata Mercusuar Anyer ini memiliki keunikan tersendiri.

Untuk menuju tempat bersejarah ini cukup mudah. Bagi yang menggunakan kendaraan umum dari arah Jakarta, bisa melalui Jalan Tol Jakarta Merak, keluar pintu tol Cilegon Barat, lalu mengambil jalan ke arah Anyer – Carita. Untuk menemukan lokasi mercuar cukup mudah. Ikuti saja jalanan di pantai barat pulau jawa tersebut hingga anda menyaksikan sebuah menara putih yang berdiri tegak di tepi jalan raya.

Jika menggunakan kendaraan umum, bisa naik bus jurusan Jakarta-Cilegon, turun di terminal Cilegon. Dari terminal lalu mencari angkutan umum yang menuju ke arah Labuan. Ongkosnya cukup murah, sekitar Rp6000.

Mercusuar Anyer bisa menjadi alternatif wisata jika datang di kawasan Anyer – Carita yang identik dengan wisata pantai. Kita juga bisa menaiki puncak menara dengan meniti puluhan anak tangga dengan membayar uang kebersihan yang tidak ditentukan besarannya kepada penjaga mercusuar. Kawasan pantai Mercusuar Anyer, juga terdapat Penginapan Anyer Wisma Primkokarmar yang dikelola Ditjen Hubla.

Dari lokasi ini, jika kita memandang lepas ke laut lepas di bagian barat, akan tampak 3 buah gunung dengan awan tipis menyelimuti puncaknya. Entahlah, dari 3 gunung tersebut, yang mana yang merupakan gunung anak Krakatau yang termahsyur itu. Tapi yang pasti pemandangan yang sangat indah.

Untuk bisa menikmati pemandangan dalam Mercusuar Anyer, disarankan datang pada akhir pekan. Sebab hari biasa Mercusuar Anyer dipakai pegawai Ditjen Hubungan Laut untuk bekerja. Alangkah lebih indahnya jika menikmati Mercusuar Anyer di malam hari, ada paduan antara nostalgia dan romantisme di sana.@Dewi


Next Post

PWI Kota Tangerang akan Pacu Profesionalitas Pewarta

Sab Mar 26 , 2016
korantangerang.com – Setelah resmi dimandatkan melalui Surat Keputusan (SK) No.093/KPTS/CBN PWI/II/2016, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang langsung tancap gas mengagendakan […]