Kota Tangerang – Tanggal 10 Desember merupakan Hari Hak Asasi Manusia atau Human Rights Day. Hal ini dinyatakan oleh International Humanist and Ethical Union (IHEU) sebagai hari resmi perayaan kaum Humanisme, dan diperingati di seluruh dunia.
Dalam merefleksikan peringatan hari yang sangat penting dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia, seorang pemerhati budaya di Tangerang, Ngadino, SH, M.Kn, menyebut bahwa hak asasi manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan.
“Bicara soal hak asasi manusia, itu ya kebudayaan. Kalau kita mengimplementasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan yang benar, jauh dari yang namanya pelanggaran HAM (hak asasi manusia-red),” ujar Ngadino, Kamis 10 Desember 2020.
Salah satu isi pernyataan Universal Declaration of Human Rights pada 10 Desember 1948, termasuk juga turut serta dalam gerakan kebudayaan dalam masyarakat, menikmati kesenian dan turut serta dalam kemajuan keilmuan.
Dalam momentum Hari Hak Asasi Manusia kali ini, Ngadino juga menyatakan, sebagai warga negara yang taat dengan kebijaksanaan pemerintah Indonesia umumnya dunia, saya pribadi mendukung untuk diprioritaskannya kepentingan umun dari pada kepentingan pribadi, serta mendukung program-program HAM Internasinal yang melindungi masyarakat lemah.
“Untuk meningkatkan suatu kepercayaan, tidak membedakan suku, agama dan kelompok. Dan, pada dasarnya sebagai masyarakat ikut mendukung adanya HAM Internasional. Selamat dan Jaya selalu HAM Internasinal!,”pungkasnya.(zher)?



