KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) Tahun 2026.
Program tersebut menyasar 2.600 perempuan usia produktif yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang. Pelaksanaan program diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi keluarga.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar, mengatakan program pemberdayaan perempuan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membuka ruang bagi perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi produktif.
«“Kami ingin pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi perempuan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan bisa dikembangkan menjadi usaha atau meningkatkan usaha yang sudah dijalankan,” ujar Tihar.»
Menurutnya, sasaran program ditentukan dengan memperhatikan data yang dimiliki pemerintah, termasuk Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Pendekatan berbasis data tersebut diharapkan membuat pelaksanaan program lebih tepat sasaran.
“Penentuan sasaran dilakukan berdasarkan data yang tersedia, sehingga intervensi yang diberikan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan usia produktif,” jelasnya.
Dilaksanakan Bertahap di 13 Kecamatan
Program PKHP dilaksanakan secara bertahap di 13 kecamatan. Kegiatan melibatkan perempuan dengan berbagai latar belakang usaha dan kebutuhan peningkatan keterampilan.
Pada Juli 2026, misalnya, sejumlah kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan ratusan perempuan pelaku usaha.
Salah satu rangkaian kegiatan pada 9 Juli 2026 diikuti sekitar 1.300 perempuan pelaku usaha dalam tiga sesi. Selanjutnya, pada 16 Juli 2026, sebanyak 260 perempuan kembali mengikuti kegiatan pelatihan.
Tihar menjelaskan, pelatihan menjadi salah satu bagian dari proses pemberdayaan perempuan yang diharapkan dapat berlanjut pada pengembangan kapasitas dan usaha.
“Pelatihan bukan hanya sekadar kegiatan berkumpul, tetapi bagaimana peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mengembangkan usaha,” katanya.
Dorong Perempuan Semakin Produktif
Pemerintah Kota Tangerang memandang perempuan memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi keluarga. Karena itu, peningkatan kapasitas perempuan menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Melalui PKHP, peserta mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.
Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak perempuan untuk menjadi pelaku usaha produktif, baik melalui pengembangan usaha yang telah berjalan maupun membuka peluang usaha baru.
Tihar menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan perempuan tidak semata-mata dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan manfaatnya. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta benar-benar bisa digunakan dan memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas serta ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Anggaran dan Akuntabilitas
Dengan cakupan peserta yang mencapai 2.600 perempuan, aspek perencanaan dan penggunaan anggaran menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program pemerintah.
DP3AP2KB memastikan setiap kegiatan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan anggaran pemerintah daerah juga menjadi bagian dari mekanisme pertanggungjawaban program.
Tihar menyatakan pihaknya terbuka terhadap evaluasi dan masukan terkait pelaksanaan program.
“Setiap program pemerintah tentu harus dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan semakin baik dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, program pemberdayaan perempuan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat terus diperkuat melalui pendampingan, pengembangan kapasitas dan akses terhadap berbagai peluang ekonomi.
Dengan target 2.600 perempuan pada 2026, DP3AP2KB Kota Tangerang berharap PKHP dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kota Tangerang.
(zher)



