Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan bagi masyarakat. Tahun ini, Pemkot Tangsel merencanakan pembangunan dua Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) baru di wilayah Kecamatan Ciputat.
Rencana pembangunan dua sekolah negeri tersebut merupakan bagian dari program prioritas Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang menargetkan setiap wilayah memiliki fasilitas pendidikan yang memadai dan mudah dijangkau oleh warga.
“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Tangsel yang kesulitan mendapatkan sekolah negeri karena keterbatasan kuota. Dua SMPN baru di Ciputat ini akan menjadi solusi untuk menekan angka siswa yang tidak tertampung,” ujar Wali Kota Benyamin Davnie saat ditemui usai rapat koordinasi pendidikan di Balai Kota Tangsel, Senin (21/10/2025).
Dua lokasi yang akan dibangun SMP negeri baru tersebut berada di Kelurahan Sawah Lama dan Kelurahan Serua, Ciputat. Kedua titik tersebut dipilih berdasarkan kajian kebutuhan dan kepadatan penduduk usia sekolah yang cukup tinggi di wilayah tersebut.
” Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Drs. Deden Deni, M.Pd, menjelaskan bahwa pembangunan dua SMPN baru ini akan dimulai pada akhir tahun 2025 dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026, sehingga dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027.
“Masing-masing sekolah akan dibangun di atas lahan sekitar 5.000 meter persegi, dengan kapasitas awal delapan ruang kelas, laboratorium, ruang guru, serta fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan lapangan olahraga,” jelas Deden.
Pembangunan akan mengusung konsep “Sekolah Hijau dan Inklusif”, di mana desain bangunan memperhatikan aspek pencahayaan alami, pengelolaan air hujan, serta ruang terbuka hijau yang mendukung kenyamanan belajar siswa.
Dukungan Anggaran dari APBD dan Dana DAK
Pembangunan dua SMPN tersebut akan dibiayai melalui kombinasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel tahun 2025 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan dari Pemerintah Pusat.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 35 miliar, dengan rincian Rp 18 miliar untuk pembangunan SMPN di Sawah Lama dan Rp 17 miliar untuk SMPN di Serua.
“Selain pembangunan fisik, kami juga akan mempersiapkan tenaga pendidik dan kurikulum yang menyesuaikan dengan standar Merdeka Belajar,” tambah Deden.
Rencana pembangunan dua SMP Negeri baru ini disambut positif oleh masyarakat Ciputat. Sejumlah orang tua murid menyampaikan rasa syukur karena anak-anak mereka tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk bersekolah.
“Selama ini anak saya harus ke Pondok Ranji karena di sekitar sini belum ada SMP Negeri yang dekat. Kalau nanti sudah ada di Serua, pasti sangat membantu,” kata Siti Rohmah, warga Serua Indah.
Dengan bertambahnya dua unit SMP Negeri baru, total sekolah negeri tingkat menengah pertama di Kota Tangerang Selatan akan menjadi 26 sekolah. Pemkot Tangsel berharap langkah ini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.
Ini bukan hanya soal menambah bangunan sekolah, tapi juga bagian dari visi besar Tangsel Cerdas, Tangsel Unggul,” pungkas Wali Kota Benyamin Davnie.( ADV)



