Pemkot Tangerang Perkuat Tata Kelola Arsip Lewat Rakor Kearsipan, Dorong Optimalisasi SRIKANDI


KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) terus memperkuat tata kelola kearsipan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Kearsipan tingkat Kota Tangerang yang digelar di Gedung Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, baik konvensional maupun digital, guna mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menegaskan bahwa rakor kearsipan memiliki peran penting dalam menyatukan persepsi serta meningkatkan kapasitas para pengelola arsip di lingkungan Pemkot Tangerang.
Menulis

“Kami terus mendorong seluruh OPD untuk mengoptimalkan pengelolaan arsip, terutama melalui implementasi aplikasi SRIKANDI. Hal ini penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel,” ujar Engkos.

Ia menjelaskan, penerapan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) menjadi fokus utama dalam rakor kali ini. Melalui sistem tersebut, pengelolaan arsip diharapkan dapat dilakukan secara lebih efisien, terintegrasi, dan mudah diakses.

Selain itu, rakor juga menjadi sarana pembinaan bagi para arsiparis dan pengelola arsip di tingkat OPD hingga kecamatan. Pembinaan ini mencakup peningkatan pemahaman terkait standar pengelolaan arsip dinamis, termasuk tata cara penataan, perlindungan, hingga penyelamatan arsip sesuai regulasi yang berlaku.

Memperkuat komitmen tersebut, Engkos juga menyampaikan bahwa berbagai capaian penghargaan yang diraih DPAD Kota Tangerang sepanjang tahun 2025 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya di bidang kearsipan dan literasi.
Menulis

“Alhamdulillah, sepanjang 2025 kami berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya tiga penghargaan nasional dari Perpustakaan Nasional RI, termasuk kategori tulisan cerita dampak terbaik, kemudian apresiasi mitra kerja terbaik dari BKPSDM, serta penghargaan sebagai lokus validasi lapangan Kota Sehat tingkat nasional. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dan layanan literasi di Kota Tangerang,” jelasnya.

Tidak hanya itu, penataan arsip juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Dengan pengelolaan dokumen yang baik dan sistematis, setiap perangkat daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat.
Menulis

“Melalui rakor ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang profesional. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Rakor Kearsipan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam memperkuat sistem administrasi pemerintahan sekaligus memenuhi indikator akuntabilitas kinerja di setiap unit kerja.

Dengan tata kelola arsip yang semakin baik, diharapkan tercipta pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan terpercaya di mata masyarakat.(Advetorial).


Next Post

Antara Dugaan Kriminalisasi dan Penegakan Hukum, Kasus PT KMK Disorot

Rab Apr 22 , 2026
TANGERANG – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Arief Nurhadiyat, S.Pd. (35), warga Periuk, Kota Tangerang, memasuki babak baru. […]