Pemkot Tangerang Kucurkan Rp12 Miliar untuk Atlet Popda dan Peparpeda, Emas Tunggal Diganjar Rp25 Juta


KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar untuk bonus atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026. Peraih medali emas nomor tunggal mendapatkan bonus Rp25 juta.

Penyerahan bonus berlangsung di Aula Akhlakul Karimah, Lantai 3, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (15/10/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas prestasi atlet sekaligus bagian dari upaya mendorong peningkatan capaian olahraga daerah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, bonus merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan atlet yang telah membawa nama Kota Tangerang dalam ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Banten.

“Ini salah satu bentuk penghargaan, bentuk apresiasi kepada para patriot olahraga, para atlet terbaik Kota Tangerang dalam pelaksanaan Popda dan Peparpeda yang lalu,” ujar Sachrudin seusai penyerahan penghargaan.

Ia juga mengapresiasi peran pelatih, orang tua, dan pihak lain yang terlibat dalam pembinaan atlet. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, semangat berlatih, serta dukungan dari berbagai pihak.

Sachrudin berharap bonus tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan.

“Mudah-mudahan dengan perhatian ini, mereka memiliki harapan dan berjuang dengan sungguh-sungguh di Porprov nanti. Kita juga bisa menjadi yang terbaik, menjadi juara umum,” katanya.

Popda Sumbang 106 Emas, Peparpeda Raih 17 Emas

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan bahwa besaran bonus ditetapkan berdasarkan keputusan wali kota. Kebijakan tersebut juga menerapkan kesetaraan penghargaan bagi atlet Popda dan Peparpeda, termasuk atlet penyandang disabilitas yang berada di bawah naungan National Paralympic Committee (NPC).

“Bonus emas tunggal sama, untuk Popda ini adalah Rp25 juta. Ini bentuk perhatian terhadap kesetaraan atlet yang luar biasa,” jelas Kaonang.

Berdasarkan data Dispora, kontingen Popda Kota Tangerang meraih 265 medali, terdiri atas 106 emas, 75 perak, dan 84 perunggu. Sementara itu, kontingen Peparpeda menyumbangkan 30 medali, dengan rincian 17 emas, 10 perak, dan tiga perunggu.

Capaian tersebut mengantarkan Kota Tangerang kembali meraih gelar juara umum Popda. Kaonang menyebut hasil itu menunjukkan kemampuan atlet Kota Tangerang bersaing dengan kontingen dari daerah lain di Provinsi Banten.

“Kami membuktikan juara umumnya bukan di tuan rumah. Kami menang telak juga dengan saudara kandung kita, Kabupaten Tangerang maupun Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Selain atlet, bonus juga diberikan kepada pelatih, asisten pelatih, dan manajer. Atlet yang meraih prestasi pada nomor tunggal sekaligus beregu berhak memperoleh akumulasi bonus sesuai capaian masing-masing nomor.

Bonus Dicairkan melalui Rekening Penerima

Kaonang menambahkan, proses pencairan bonus mulai dilakukan pada Oktober 2026 melalui transfer ke rekening masing-masing penerima. Sebelum penyaluran, Dispora melakukan verifikasi data rekening untuk memastikan bonus diterima oleh pihak yang berhak.

Setelah pemberian bonus, Pemkot Tangerang mulai mengarahkan pembinaan atlet untuk menghadapi Porprov VII Banten di Kota Tangerang Selatan. Persiapan tersebut diharapkan dapat menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperkuat daya saing atlet Kota Tangerang pada kompetisi tingkat provinsi berikutnya.(*)


Next Post

Kemenkum Malut Ikuti Upacara Pelepasan PKN Tingkat II Angkatan XIV

Kam Okt 15 , 2026
Ternate – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara mengikuti Upacara Pelepasan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV Tahun […]