Libur Akhir Tahun, BPBD Tangerang Minta Warga Siaga Hadapi Cuaca Tak Menentu


Kota Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama libur akhir tahun.

Imbauan ini disampaikan menyusul prakiraan hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi secara tidak menentu dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan perubahan cuaca perlu diantisipasi karena dapat berdampak pada keselamatan aktivitas warga, khususnya saat berlibur di luar rumah.

“Perubahan cuaca yang cepat, terutama hujan ringan, dapat menyebabkan jalan licin dan mengganggu jarak pandang pengendara. Karena itu kami mengimbau masyarakat selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar,” kata Mahdiar di Kota Tangerang, Rabu (24/12/2025).

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan diperkirakan terjadi pada awal pekan, Senin hingga Rabu, dengan suhu udara berkisar 23 hingga 32 derajat Celsius dan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Kondisi ini merupakan bagian dari masa peralihan musim yang menyebabkan cuaca berubah berulang dalam satu hari.

“Pagi hari bisa cerah, siang turun hujan, sore reda, dan malam hari hujan kembali. Pola seperti ini harus diantisipasi masyarakat,” ujarnya.

Selain berdampak pada aktivitas, Mahdiar menyebut perubahan cuaca juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Oleh karena itu, warga diminta tetap menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama masa liburan.
Untuk mendukung kesiapsiagaan, BPBD Kota Tangerang memastikan layanan kegawatdaruratan tetap siaga selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi call center nasional 112 atau nomor piket BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144 jika membutuhkan bantuan darurat.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Penetapan ini merespons peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.

“Tren kejadian banjir, genangan, dan angin kencang sepanjang tahun ini meningkat signifikan. Karena itu, Pemkot menetapkan status siaga darurat agar seluruh perangkat daerah siap sebelum bencana terjadi,” ujar Sachrudin.

Ia menegaskan, Pemkot Tangerang kini mengedepankan paradigma mitigasi dan pencegahan dalam penanganan kebencanaan, dengan bergerak lebih cepat dan terencana sebelum potensi bencana berdampak pada masyarakat.(zher).


Next Post

Pawas Kanit Reskrim Pimpin Apel Pagi Polsek Neglasari, Tekankan Disiplin Personel

Rab Des 24 , 2025
KOTA TANGERANG – Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan apel pagi personel pada Rabu (24/12/2025) pukul 08.00 WIB. Kegiatan […]