Ketua PWI Banten Soroti Bahaya AI dan Buzzer, Kepala Sekolah Diminta Pahami Literasi Media


Kota Tangerang – Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra, menyoroti tantangan perkembangan teknologi digital di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan buzzer di media sosial. Menurutnya, pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak informasi menyesatkan maupun opini yang sengaja digiring.

Hal itu disampaikan Rian saat menjadi narasumber dalam Seminar Literasi Media yang digelar Pemerintah Kota Tangerang bersama PWI Kota Tangerang dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 310 kepala sekolah SDN dan SMPN se-Kota Tangerang. Hadir dalam acara itu Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Kepala Dinas Pendidikan Wahyudi Iskandar, jajaran Dinas Pendidikan, pengurus PWI Banten dan tamu undangan lainnya.

Rian mengatakan, perkembangan teknologi membuat arus informasi semakin cepat dan sulit dikendalikan. AI kini mampu membuat tulisan, gambar hingga video yang terlihat meyakinkan, sementara buzzer kerap menggiring opini publik di media sosial.

“Sekarang semua orang bisa menyebarkan informasi dengan cepat. Karena itu masyarakat harus memahami Kode Etik Jurnalistik agar bisa membedakan informasi yang terverifikasi dengan narasi liar di media sosial,” ujar Rian.

Ia menegaskan, produk jurnalistik memiliki standar jelas seperti verifikasi fakta, keberimbangan narasumber dan kepatuhan terhadap kode etik. Hal itu menjadi pembeda antara karya jurnalistik dengan informasi bebas di media sosial.

Rian juga mengingatkan para kepala sekolah untuk menjadi bagian dari edukasi literasi media di lingkungan sekolah dengan membiasakan siswa dan masyarakat menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Selain Rian Nopandra, seminar juga menghadirkan narasumber dari Dewan Pers, Rustam Fachri Mandayun, serta Muhammad Hopip yang membahas etika jurnalistik dan cara menangkal hoaks di era digital.(zher).


Next Post

Perkuat Tata Kelola, WIKA Kembali Percayakan Prof Harris Arthur Hedar di Dewan Komisaris

Rab Mei 13 , 2026
JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 […]