Kota Tangerang – Dinilai berhasil dalam mengelola sampah lingkungan, Kampung Pakcoy yang berada di wilayah Kelurahan Karawaci, dinobatkan menjadi perwakilan Kota Tangerang dalam mengikuti lomba mengelola sampah rumah tangga menjadi kompos tingkat Provinsi Banten.
Kampung Pakcoy telah sukses mengelola sampah menjadi kompos dam barang yang memiliki nilai ekonomis, melalui keterlibatan warga dalam mengelola dan memilah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan dapat dijual.
Camat Karawaci, Mahdiar menerangkan, sebelumnya warga yang bergabung Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), membuat video vlog mengenai aktivitas di Kampung Pakcoy. Mulai dari pembuatan sampah menjadi kompos, membuat kerajinan dari ban bekas serta membuat lukisan dari pelepah pisang.
“Video tersebut kemudian dikirim ke Tim Penilai PKK Pokja III Banten. Setelah dipelajari, kemudian tim melakukan kunjungan untuk verifikasi. Alhamdulillah, Kampung Pakcoy masuk dalam kategori 3 besar tingkat Provinsi Banten dalam lomba pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos,” terang Mahdiar, Rabu (14/11).
Menurutnya, keberhasilan Kampung Pakcoy dalam mengelola lingkungan tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Warga selaku pegiat lingkungan yang berdomisili di RT 01/01 Kelurahan Karawaci ini, begitu peduli dengan permasalahan sampah rumah tangga.
“Berkat keterlibatan masyarakat membenahi lingkungan, Kampung Pakcoy kini menjadi kampung tematik, kampung proklim dan kampung destinasi wisata edukasi,” terang Mahdiar.
Sementara itu Sekretaris Kecamatan Karawaci, Ade Fitri menjelaskan, perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) telah mengubah lingkungan padat penduduk di RT 01/01 Kelurahan Karawaci ini menjadi Kampung Pakcoy.
“Masyarakat berkreasi membuat produk dari ban bekas menjadi bangku, pot tanaman, meja, dan lainnya. Juga warga berinovasi memproduksi lukisan dari pelepah pisang, membuat kompos dari sampah rumah tangga,” tutur Ade.
Bahkan tambahnya, Kampung Pakcoy kini menjadi sasaran program pembelajaran luar kelas. Para siswa yang datang bisa mendapatkan informasi dan pengalaman, serta keterampilan dengan mempelajari aktivitas warga di sana.
“Kampung Pakcoy juga menjadi destinasi wisata edukasi. Terdapat berbagai aktivitas rekreasi yang bersifat edukasi kerajinan tangan. Semoga warga pegiat Kampung Pakcoy terus konsisten dan bersemangat dalam membangun lingkungannya,” tukas Ade, (*)



