KOTA TANGERANG – Sorotan publik terhadap proyek pembangunan Jembatan Jalan Kampung Bayur Sisi Cisadane Barat di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, kian menguat. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni belum memberikan tanggapan resmi atas sejumlah pertanyaan yang diajukan awak media terkait proyek tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan guna memperoleh penjelasan mengenai kualifikasi penyedia jasa, proses pemilihan kontraktor, mutu material, serta mekanisme pengawasan proyek bernilai Rp4,07 miliar yang bersumber dari APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2025. Namun, pertanyaan tersebut belum dijawab meski telah disampaikan melalui jalur komunikasi yang patut, Kamis (18/12/2025).
Ketiadaan penjelasan dari pimpinan instansi teknis ini menambah perhatian publik, mengingat proyek jembatan merupakan infrastruktur vital yang menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat luas.
Sebelumnya, hasil peninjauan lapangan menemukan sejumlah pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian, khususnya pada tahap awal konstruksi dan penggunaan material. Kondisi tersebut mendorong perlunya penjelasan terbuka dari instansi terkait untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan perundang-undangan.
Pengamat kebijakan publik menilai, keterbukaan informasi dalam proyek infrastruktur daerah menjadi bagian penting dari akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Penjelasan dari pihak berwenang diperlukan guna mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga kini, redaksi masih membuka ruang hak jawab bagi Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi resmi atas proyek tersebut.(red).



