KOTA TANGERANG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, DPRD Kota Tangerang menekankan pentingnya peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalur mudik yang melintasi wilayah tersebut.
Selain memastikan kondisi infrastruktur jalan dalam keadaan baik, aspek penerangan dinilai krusial guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik, terutama yang melintas pada malam hari.
Saat ini, masih terdapat sejumlah titik di jalur utama maupun alternatif Kota Tangerang yang minim penerangan. Kondisi tersebut banyak ditemukan di ruas jalan penghubung antarwilayah hingga akses menuju jalan nasional dan kawasan perbatasan.
Minimnya PJU ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terlebih saat volume kendaraan meningkat menjelang puncak arus mudik.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Supiani, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.
“Kami meminta agar penerangan jalan umum di jalur mudik menjadi prioritas utama selain perbaikan jalan. Jangan sampai jalan sudah baik, tetapi minim penerangan, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pemudik di malam hari,” ujar Supiani, Senin (16/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan seluruh titik rawan gelap dapat segera ditangani sebelum puncak arus mudik.
Menurutnya, seluruh jalur mudik, baik utama maupun alternatif, harus memiliki penerangan yang memadai agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan.
Tak hanya itu, DPRD juga mendorong dilakukan pemetaan titik-titik rawan serta percepatan perbaikan lampu jalan yang tidak berfungsi.
Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan instansi teknis terkait, dinilai penting untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
“Dengan kesiapan infrastruktur yang optimal, termasuk penerangan jalan yang memadai, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di Kota Tangerang dapat berjalan lancar, aman, dan tertib,” pungkasnya.
(zher)



