Dinsos Kota Tangerang Matangkan Penyaluran Bansos 2026, Sekdis Tekankan Akurasi Data dan Peran Pendamping


KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mematangkan persiapan penyaluran bantuan sosial (bansos) uang Tahun Anggaran 2026 agar berjalan lebih akuntabel dan tepat sasaran.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang, dr. Feriyansyah, MKM, membuka secara resmi rapat persiapan penyaluran bansos uang 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Kota Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas didampingi oleh Ketua Tim Kerja (KTK) Jaminan Sosial Data PMKS dan PSKS, Arif Rahman, SKM. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan koordinasi dan validasi data penerima manfaat sebagai kunci utama keberhasilan program.

“Kami ingin memastikan bahwa data penerima benar-benar akurat dan mutakhir. Validitas data adalah fondasi utama agar bantuan sosial tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujar dr. Feriyansyah, Rabu (4/2/2026).

Ia menekankan, peran pendamping di lapangan sangat krusial dalam mengawal setiap tahapan distribusi bantuan, mulai dari verifikasi data hingga penyaluran kepada masyarakat.

“Pendamping adalah ujung tombak. Mereka yang memahami kondisi riil masyarakat di lapangan. Karena itu, koordinasi harus intensif agar kendala administratif maupun teknis bisa diminimalisir sejak awal,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta yang merupakan perwakilan dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Para peserta terdiri dari berbagai unsur pendamping bantuan sosial uang dengan peran spesifik dalam mengawal masyarakat rentan.

Mereka meliputi pendamping anak terlantar atau miskin, pendamping anak yatim, pendamping balita terlantar, pendamping khusus penyandang disabilitas, lansia terlantar, hingga pendamping non-komponen. Setiap kategori mengirimkan dua perwakilan dari masing-masing kecamatan.

Menurut dr. Feriyansyah, persiapan yang matang menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas tata kelola bantuan sosial.

“Kami ingin bansos tahun 2026 tidak hanya tersalurkan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga. Akuntabilitas dan ketepatan sasaran adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Melalui penguatan koordinasi dan penyelarasan data ini, Dinas Sosial Kota Tangerang berharap proses penyaluran bansos uang 2026 dapat berjalan lebih tertib, transparan, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
(Zher)


Next Post

Kemenkum Malut Lakukan Evaluasi WFA untuk Optimalkan Kinerja Organisasi

Rab Feb 4 , 2026
Ternate – Penerapan pola kerja fleksibel sejatinya mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di tengah dinamika perkembangan organisasi dan […]