Bappeda Kota Tangerang Gelar 55FM Vol. 32, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Perencanaan Pembangunan


Kota Tangerang – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kolaborasi internal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bappeda 55FM (Sharing Session on Friday Morning) Volume 32 yang digelar di lingkungan Bappeda Kota Tangerang, Senin (12/1/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, dan gagasan antarbidang, khususnya terkait hasil kunjungan kerja serta studi pembelajaran ke sejumlah daerah yang telah dilakukan sebelumnya.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menegaskan bahwa forum Bappeda 55FM memiliki peran strategis dalam memperkaya perspektif perencanaan pembangunan agar lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Bappeda 55FM ini menjadi ruang berbagi yang penting. Hasil kunjungan kerja dan pembelajaran dari daerah lain tidak boleh berhenti sebagai laporan, tetapi harus diolah menjadi bahan penguatan inovasi dan kolaborasi dalam perencanaan pembangunan Kota Tangerang,” ujar Yeti Rohaeti.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan perencanaan yang tidak hanya berbasis data, tetapi juga pembelajaran berkelanjutan dan sinergi antarpemangku kepentingan di internal perangkat daerah.

“Melalui forum ini, kita ingin seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terkait arah pembangunan Kota Tangerang. Selain itu, forum ini juga mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam Bappeda 55FM Volume 32, sejumlah pegawai memaparkan hasil kunjungan kerja ke beberapa daerah yang dinilai memiliki praktik baik (best practice) dalam pengelolaan pembangunan. Paparan tersebut kemudian didiskusikan bersama untuk dikaji relevansinya dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan Kota Tangerang.

Yeti menambahkan, budaya berbagi pengetahuan seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun organisasi pembelajar (learning organization) di lingkungan Bappeda Kota Tangerang.

“Kolaborasi antarb idang menjadi kunci utama. Dengan saling berbagi pengalaman dan ide, kualitas dokumen perencanaan yang kita susun akan semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap, kegiatan Bappeda 55FM dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai sarana peningkatan kapasitas aparatur serta penguatan kualitas perencanaan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Bappeda Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perencanaan pembangunan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, guna mendukung terwujudnya Kota Tangerang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (zher)


Next Post

Penguatan Organisasi, Ketua PWI Banten Rian Nopandra Kunjungi Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang

Sen Jan 12 , 2026
KORANTANGERANG.COM-Dalam rangka penguatan organisasi Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra berkunjung ke Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang di Cikokol, Tangerang, Sabtu […]