Bangun Kepercayaan Publik, Perumda Tirta Benteng Percepat Perbaikan Layanan dan Tekan Kehilangan Air

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 46;

KOTA TANGERANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng menegaskan komitmennya dalam membangun kembali dan menjaga kepercayaan publik melalui peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang. Upaya tersebut dilakukan seiring tantangan teknis yang masih dihadapi, terutama tingginya angka kehilangan air akibat kebocoran jaringan pipa.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendi, menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberlangsungan layanan perusahaan air minum milik Pemerintah Kota Tangerang tersebut.

“Kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya dengan janji, tetapi melalui pelayanan yang konsisten, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Doddy, Kamis (25/12/2025).

Tekan Kehilangan Air, Tingkatkan Kualitas Layanan

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan, Perumda Tirta Benteng menargetkan penurunan angka kehilangan air (non-revenue water) dari 30 persen menjadi 20 persen. Kebocoran pipa selama ini dinilai berdampak langsung pada kualitas distribusi air dan kepuasan pelanggan.

Doddy menjelaskan, kebocoran pipa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari usia pipa yang sudah tua, kesalahan teknis pada sambungan, hingga gangguan eksternal seperti pergeseran tanah dan aktivitas konstruksi.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan jaringan. Menekan kebocoran bukan hanya soal efisiensi perusahaan, tetapi juga bentuk tanggung jawab kami kepada pelanggan,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dengan melaporkan setiap temuan kebocoran pipa melalui call center Perumda Tirta Benteng, sebagai bagian dari kolaborasi membangun pelayanan yang lebih baik.

Digitalisasi Pelayanan untuk Pelanggan

Dalam menjawab tuntutan pelayanan yang cepat dan transparan, Perumda Tirta Benteng mengembangkan aplikasi SiGanteng (Sistem Informasi Pelanggan Tirta Benteng). Aplikasi ini menjadi sarana digital yang memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan air minum secara mandiri.

Melalui SiGanteng, pelanggan dapat mengetahui pembacaan meter, mengecek tagihan, melakukan pembayaran secara virtual, mengajukan sambungan baru, hingga menyampaikan pengaduan.

“Digitalisasi layanan ini kami dorong agar pelanggan merasa lebih dekat dan mudah berinteraksi dengan Perumda Tirta Benteng,” kata Doddy.

Jumlah Pelanggan Terus Bertambah

Saat ini, Perumda Tirta Benteng melayani sekitar 134 ribu sambungan rumah, menjadikannya salah satu Perumda air minum dengan skala besar di Banten. Jumlah tersebut dipastikan akan bertambah sekitar 29 ribu pelanggan baru melalui proses serah terima aset pelanggan dari Kabupaten Tangerang ke Kota Tangerang tahap kedua di Zona 2.

Zona 2 meliputi Kecamatan Karawaci, Periuk, dan Cibodas. Setelahnya, pengembangan akan berlanjut ke Zona 3 yang mencakup Kecamatan Pinang, Karang Tengah, dan wilayah sekitarnya.

“Pengembangan jaringan dan peningkatan layanan ini adalah bagian dari komitmen kami agar seluruh warga Kota Tangerang mendapatkan hak yang sama atas air bersih,” pungkas Doddy.(zher).


Next Post

H. Kosasih, Politisi Senior Golkar dengan Rekam Jejak Kuat dan Suara Tertinggi di Dapil Tangerang 3

Sel Des 30 , 2025
Kota Tangerang – Nama H. Kosasih kembali menjadi sorotan publik politik Kota Tangerang. Politisi senior Partai Golkar ini dikenal memiliki […]