Pendidikan NU Tangsel Naik Kelas, PCNU Siapkan Workshop Peningkatan Mutu Lembaga


TANGERANG SELATAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan mulai menerjemahkan hasil Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke dalam langkah konkret. Penguatan mutu dan tata kelola lembaga pendidikan menjadi salah satu prioritas yang dibahas dalam Diskusi Pasca Muskercab Bidang Pendidikan di Graha Aswaja PCNU Tangsel, Jumat (9/10/2026).

Diskusi menghadirkan Prof. Dr. Imam Subchi, MA, Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan sekaligus Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai narasumber.

Hadir dalam forum tersebut Ketua PCNU Tangsel KH. Abdullah Mas’ud, Wakil Ketua PCNU Abdullah Ubaid, Ketua LPTNU Prof. Khamami Zada, Ketua LP Ma’arif NU Dr. Syafii, serta unsur pengurus PCNU, LAZISNU, LP Ma’arif NU, LPTNU, LESBUMI, dan Fatayat NU.

Mengusung semangat “Pendidikan NU Naik Kelas”, forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan arah kebijakan dan program strategis pendidikan NU Tangsel selama masa khidmat 2026–2031.

Pembahasan diarahkan pada transformasi mutu pendidikan mulai tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi agar semakin unggul, terintegrasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu bersaing.

PCNU Tangsel menilai penguatan pendidikan tidak cukup dilakukan dengan menambah jumlah lembaga. Lebih dari itu, setiap lembaga perlu didukung tata kelola profesional, tenaga pendidik berkualitas, metode pembelajaran inovatif, serta kemampuan menghasilkan lulusan yang berkarakter dan kompeten.

Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan, KH. Abdullah Mas’ud, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi salah satu pilar utama gerakan khidmah NU dalam membangun peradaban.

“Kita tidak ingin lembaga pendidikan NU hanya besar dalam jumlah, tetapi harus unggul dalam mutu, kuat dalam tata kelola, maju dalam inovasi, dan nyata kontribusinya bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pendidikan NU harus berkembang dari sekadar penyelenggara layanan pendidikan menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Pendidikan NU harus naik kelas, dari sekadar menyelenggarakan pendidikan menjadi pusat lahirnya generasi unggul dan penggerak peradaban,” tandas KH. Mas’ud.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan melalui pendekatan ekosistem dengan menghubungkan sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi, lembaga pendidikan nonformal, serta berbagai mitra strategis.

Sebagai tindak lanjut diskusi, PCNU Tangsel menyepakati penyelenggaraan Workshop Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan NU Kota Tangerang Selatan pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Workshop tersebut diharapkan menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat koordinasi, merumuskan strategi peningkatan kualitas, serta mendorong lembaga pendidikan NU semakin profesional dan berdaya saing.

Melalui rangkaian agenda tersebut, PCNU Tangsel berupaya menjadikan semangat “Pendidikan NU Naik Kelas” sebagai gerakan bersama yang terarah dan berkelanjutan, bukan sekadar slogan.

(*)