Cegah Stunting di Tangerang, 150 Paket Olahan Ikan Dibagikan untuk Ibu Hamil, Balita dan Lansia di Curug


TANGERANG — Upaya pemenuhan gizi masyarakat sekaligus pencegahan stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Salah satunya melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan dasar ikan yang menyasar kelompok masyarakat rentan.

Sebanyak 150 paket olahan hasil perikanan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan lansia dalam kegiatan yang digelar di Posyandu Melati 3, RT 03/RW 02, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dengan dukungan unsur Pemerintah Kecamatan Curug, Kelurahan Binong, kader kesehatan, serta masyarakat penerima manfaat.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat melalui konsumsi ikan yang bergizi, mudah diperoleh, dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, H. Arief Faisal, mengatakan pemberian makanan tambahan berbahan dasar ikan merupakan salah satu bentuk intervensi gizi yang dilakukan pemerintah daerah.

«“Dalam upaya nyata menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang, Dinas Perikanan menggelar kegiatan pemberian makanan tambahan berbahan dasar ikan yang terdiri atas 150 paket olahan hasil perikanan yang disalurkan langsung kepada ibu hamil, balita, serta lansia di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug,” ujarnya.»

Ikan Dinilai Penting untuk Pemenuhan Protein Hewani

Arief menjelaskan, ikan memiliki kandungan protein dan sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi ikan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat memenuhi kebutuhan protein hewani.

“Ikan merupakan sumber gizi yang sangat baik, kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin D, serta zat besi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan anak usia dini untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal, perkembangan otak, dan kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Menurutnya, pemberian makanan tambahan tidak hanya ditujukan untuk memberikan bantuan pangan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan bergizi.

Karena itu, edukasi mengenai manfaat ikan menjadi bagian dari kegiatan yang dilaksanakan bersama kader kesehatan dan masyarakat.

Dorong GEMARIKAN di Tengah Upaya Pencegahan Stunting

Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Ahmad Rasidi Pohan, mengatakan stunting merupakan persoalan gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pencegahannya, kata dia, membutuhkan intervensi dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga dan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadikan penurunan stunting sebagai prioritas lintas sektor, dengan salah satu strategi utamanya melalui program GEMARIKAN atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan,” jelas Ahmad.

Dalam kegiatan tersebut, ibu hamil, balita, dan lansia tidak hanya mendapatkan paket olahan ikan, tetapi juga edukasi mengenai manfaat konsumsi ikan sebagai salah satu sumber protein hewani.

Pemberian bantuan ikan segar maupun produk olahan hasil perikanan juga menjadi bagian dari integrasi program pangan dan kesehatan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Ahmad menegaskan, keluarga memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan gizi anggota keluarga, terutama pada masa kehamilan dan periode pertumbuhan anak.

«“Ibu adalah kunci utama dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas. Mari manfaatkan bantuan olahan ikan ini dengan sebaik-baiknya demi masa depan anak-anak kita,” katanya.»

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein hewani dan gizi masyarakat, sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan prevalensi stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tangerang.

Kader Posyandu: Bantuan Dirasakan Langsung Warga

Bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan makanan olahan ikan tersebut mendapat sambutan positif.

Perwakilan warga sekaligus kader Posyandu Melati 3, Merry, mengatakan bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia yang menjadi sasaran kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat bagi kami, terutama masyarakat di Posyandu Melati 3, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug,” ujarnya.

Merry mengungkapkan, bantuan tersebut bermula dari usulan kader Posyandu Melati 3 kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang.

Usulan itu diajukan agar masyarakat di wilayah Posyandu Melati 3 dapat memperoleh makanan tambahan berbahan dasar ikan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi.

“Kami mengajukan bantuan makanan olahan ikan kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dan alhamdulillah disambut baik. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan balita yang ada di wilayah Posyandu Melati 3,” katanya.

Melalui program tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang berharap gerakan gemar makan ikan semakin diterima masyarakat dan kesadaran terhadap pentingnya pemenuhan gizi semakin meningkat.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari langkah bersama dalam menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, tumbuh optimal, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.(MN).


Next Post

Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Gelar Dialog Kebangsaan "Rakyat Sehat, Negara Kuat

Jum Sep 11 , 2026
Jakarta — Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan. Kegiatan ini […]